Super Junior - Mr Simple

Annyeong ☀

Minggu, 30 Desember 2012

(Fanfiction) "LAS VEGAS"




Title: "Las Vegas"
Rating: PG-15
Maincast: -Choi Siwon
                -Lee Donghae
                -Cho Kyuhyun
                -Park Soo Jung
                -Ahn Min Gyu
                -Cha Sunyoung
Other Cast:
                    -Member Suju
                    - Member f(x)
                    -SMEnt Artist


                                                    *Mulai*

Author p.o.v

"Gedung ini benar benar luar biasa selain bagus, juga sangat terlihat mewah!"
"Bukan hanya mewah, bahkan gedung ini seperti istana istana dinegeri dongeng. Fantastic!"
"Benar benar tak kusangka, aku sangat takjub melihatnya. Sebelumnya aku tak pernah melihat gedung seindah ini. Alangkah baiknya kalau kita mengambil selca didepan gedung ini. Ne?"

Seorang 3 yeoja berceloteh tidak jelas melihat gedung gedung besar di Las Vegas. Bahwasanya gedung gedung ini berdiri kokoh sangat tinggi disertai lampu lampu yang menyala menambah aroma keindahan gedung tersebut.
"Bagaimana bisa ada gedung sebagus ini"
"Tak kusangka ternyata kita bisa mengikuti pertukaran pelajar di Las Vegas saat ini. Kau tau ini serasa mimpi bukan?"
"Hahaha kalau tau gini, lebih baik aku bilang kepada Kim Songsaenim kalau aku sangatlah betah disini. Benar benar keren!"
"Tetapi berlama lama disini pun juag tidak enak. Kita pasti akan sangat merindukan Kota Seoul. Omona!"
"Ya, benar juga Soo jung! Aku sangat setuju denganmu"

Gadis itu perlahan mendekati sebuah patung naga tepat didepan Gedung Casino tersebut. Ya Las Vegas sangat terkenal dengan istilah "Kota Judi" Maka itu gedung gedung dikota ini sangatlah indah karena untuk menarik perhatian turis turis luar negeri maupun lokal.
"Tidak heran kalau Las Vegas kota keren! Karena Las Vegas termasuk kota judi yang sangat maju"
"Hmmm iya juga, tapi kuharap warga warga disini tidak sombong ya. Hahaha"
"Sudah jangan banyak berbicara, lebih baik kita cari hotel aja yuk. Yang kemungkinan harganya cukup terjangkau. Ne?"
"Hmm..okelah. Yuk!"

Ketiga gadis itu berkeliling liling Las Vegas untuk mencari sebuah hotel nyaman yang harganya cukup terjangkau. Sesaat kemudian, Min Gyu memberhentikan langkahnya dan memandang kearah bangunan yang cukup kokoh yang cukup bagus.
"Lihat itu! Disitu ada Motel, kurasa harganya lumayan terjangkau" Celoteh Min Gyu asal.
"Kau yakin? Memangnya kau sudah pernah kesini sebelumnya Min Gyu-Ya?" tanya Yeon hyo.
"Ya aku sebelumnya memang belum pernah pergi ketempat ini, namun aku rasa harga 1 kamar di Motel itu cukup murah. Dan semoga saja kamarnya juga cukup nyaman untuk kita bertiga!"
"Hmm, sudah sudah bagaimana kalau kita coba tanya dulu?" Ucap Soojung
"Hm, okelah. Mari kita kesana!"

Akhirnya dengan mantap, mereka melangkah masuk kedalam gedung motel yang berdiri kokoh tersebut. Dan tanpa ragu, Soojung, Min Gyu dan Sunyoung bertanya kepada marketing penerima tamu selamat datang.
"Annyeong Hasseo, kami adalah seorang wanita berasal dari negara Korea. Kalau saya boleh tau berapa harga 1 kamar di motel ini?" tanya Sunyoung yang diantara Min Gyu dan Soojung yang paling pandai berbicara.
"Hallo, selamat datang di Vegas Motel. Apakah kalian ingin memesan satu kamar di motel ini? 1 kamar di motel ini seharga 15 juta dalam sebulan. Apakah anda berminat?"
"15 juta. Hrga yang cukup besar, apakah tidak bisa kurang lagi nona?" Sambung Soojung.
"Tidak bisa nona, itu sudah harga pas"
"Hm, baiklah kalau gitu saya memesannya" Tukas Min Gyu santai.
"Baiklah, tunggu sebentar akan saya ambilkan kuncinya dan saya akan antar kalian ke kamar yang sudah kami sediakan!"
"Baiklah, terima kasih banyak ya!"
"Oke, itu tidak masalah"

Beberapa waktu kemudian, akhirnya staff marketing tersebut mengantar ketiga gadis cantik tersebut menuju kamar yang sudah disediakan. Nomer kamarnya 1408. dengan mantap, Min Gyu berusaha untuk menghafalkan nomer kamar yang ia pesan terlebih dahulu.
"Aku harus benar benar cerdik untuk mengingat nomer kamar tersebut, kan kalian tau kalau aku adalah orang yang pelupa" Ucap Min gyu asal.
"Ne Min Gyu, aku tau itu" Jawab Soojung.
"Kita sudah sampai dikamar, selamat beristirahat!" Sambung staff tersebut.
"Hm, baiklah terima kasih banyak nona!"
"Samasama!"

Tanpa membuang waktu banyak mereka langsung membuka kunci dan masuk kedalam kamar tersebut.
"Ruangan ini lumayan besar, kurasa aku akan belajar untuk nyaman tinggal ditempat ini beberapa waktu" Cetus Soojung.
'Ya, begitu pula denganku. Jika aku tidur diruangan ini sendiri pasti akan terasa sangat sepi, karena ruangan ini terlihat cukup besar" Sambung Sunyoung.
"Hmm, sudah sudah jangan banyak berbicara, bagaimana kalau kita bereskan barang barang kita kemudian kita mencari makan? kau tau, aku sangat lapar sekarang"
"Ide mu bagus juga Min Gyu, tunggu sebentar!"

Akhirnya ketiga sahabat tersebut membereskan segera kopernya yang cukup berantakan. Dengan sangat teliti, akhirnya koper yang tadinya berantakan pun tersihir menjadi koper yang amat sangat rapi.
"Yay! Finally, Ayok kita cari makan! Aku sangat lapar sekarang" Keluh Sunyoung.
"Yak! tunggu sebentar, sebaikanya kita letakkan dulu kopernya ketempat yang lebih nyaman!" Kata Min Gyu.
"Kurasa disini tempat yang bagus untuk meletakkan koper koper tersebut?" Tunjuk Soojung kearah sebelah kiri lemari baju.
"Hmm.. boleh juga ayo kita pindahkan sekarang!" Ucap Min Gyu.
"Hey? kenapa kau diam saja? kau kan tahu kalau beban koper ini sangat berat! Sini bantu aku" Keluh Soojung kesal karena melihat Sunyoung  yang bengong tidak jelas.
"Mianhae, aku tidak sengaja! Karena aku sudah sangat lapar" Keluh Sunyoung balik.
"Tenang Sunyoung sebentar lagi kita juga akan pergi makan, bersabarlah sedikit" Ucap min Gyu.
"Iya, dengar itu kata Min Gyu!" Ucap Soojung sinis.
"Iya iya, sini biar aku bantu mengangkat kopernya. Kuyakin itu pasti berat!" Sambung Sunyoung dengan nada malas.
"Nah gitu dong!"

Dengan sedikit malas Sunyoung mengangkat koper bersama Min Gyu dan Soojung.
"Selesai juga! Mari kita makan" Ucap Sunyoung senang.
"Dasar perut kaleng, dimana mana selalu saja memikirkan makanan!" Sindir Min gyu.
"Mustahil sekali kalau seorang Sunyoung akan diet makan seminggu apalagi sebulan! haha kalau kau sampai diet itu akan menjadi lawakan yang baik untuk kita hahaha" Tawa Soojung.
"Ya! berhenti tertawa Soojung, leluconmu itu sangat tidak jelas bahkan tidak lucu sama sekali" tutur Sunyoung sedikit kesal.
"Wae? kau kesal dengan lelucon itu? apa boleh aku merubahnya? hahaha" tawa Soojung kembali. Soojung benar benar tidak bisa berhenti tertawa melihat raut wajah Yeon Hyo yang sangat aneh.
"Sudah sudah! jangan bertengkar hanya karena lelucon yang tidak jelas itu, lebih baik ayo kita pergi sebelum Sunyoung marah dan nangis darah! hahaha" Tawa Min Gyu.                            
"Kalian berdua benar benar. umh!" Sunyoung hanya diam sambil mengerucutkan bibirnya.
"Sudah, jangan marah Yeon Hyo lagipula Soojung hanya bercanda bukan?" Ucap Min Gyu santai.
"Ne, aku tau itu Ahn Min Gyu!" Tukas Sunyoung

Soojung menatap kasur yang ada didepannya. Ia heran mengapa dihotel sederhana seperti ini kasurnya sangat bagus, bagaikan hotel bintang lima.
"Ya! coba lihat itu, apakah kita akan tidur diranjang itu bertiga?" Tutur Soojung
"Ne, Park Soo Jung. Wae?" Jawab Min Gyu sambil membereskan pakaiannya kemudian dimasukkan kedalam lemari.
"Ranjang ini terlihat mewah bukan? tapi sayang sekali, kurasa apakah kita muat tidur diranjang yang cukup sempit seperti ini?" Ucap Soojung dengan wajah datarnya.
"Ne Soojung. Kau tau? hanya hotel inililah yang paling murah dan praktis!" Sambung Sunyoung.
"Ne Sunyoung dan Min Gyu yang cantik!"

Tiba tiba raut wajah Soojung berubah menjadi seperti orang yang kebingungan. Wajahnya sangat aneh, seperti timbul suatu hal yang ia lupakan.
"Apakah kalian melihat tas kecil dan ponsel milikku?" tanya Soojung panik.
"Aniya, aku tidak melihatnya sedari tadi Soojung-ah!" Balas Sunyoung.
"Aish, sudah kucari cari tidak ada, atau jangan jangan ketinggalan di..... HUAAAA TIDAK MUNGKIN!"

Dengan secepat kilat, Soojung berlari keluar kamar bahkan keluar gedung hotel. Kedua temannya pun juga bingung apa yang telah terjadi dengannya.

Soojung p.o.v

"Kalau sampai hilang, bisa habis aku nanti!" Tukasnya dalam hati.

Aku terus berlari secepat kilat, sampai akhirnya langkahku terhenti karena ada ada mobil yang tengah berhenti dan sangat terlihat bahwa mobil itu sedang dikerumuni orang.
"Apa yang tengah terjadi disitu? kenapa ramai sekali? Aish, bodo lah yang pasti aku harus segera menemukan dompet ponselku tersebut, kalau tidak aku bisa gawat!" Ucapku dalam hati

'Brak!'
"HUA, TOLONG AKU!"

Aku benar benar kaget saat itu, tiba tiba ada seseorang yang menarikku masuk kedalam mobil. Dan saat aku membuka mataku ternyata dia adalah seorang pria yang entah darimana asalnya.
"Ya! siapa kau? turunkan aku sekarang juga pria bodoh!" Omelku.
"Jangan berisik, nona saya hanya butuh bantuanmu sebentar saja. Saya mohon!" Ucap pria itu sambil memohon.
"Yaaa! aku tidak bisa, aku sedang dalam keadaan darurat bodoh. Kumohon turunkan aku sekarang juga tuan muda"
"Tidak bisa nona, aku sangat butuh bantuanmu saat ini juga, kau tidak lihat keadaan diluar sana, semua wanita di las vegas ini mengerumuni mobilku. Mereka meneriaki namaku. Entahlah aku sangat pusing melihat mereka sambil membawa spanduk nama ku itu. Rasanya aku benar benar ingin mati""Tapi tuan, saya tidak bisa. Saya sangat minta maaf, karena saya memiliki pekerjaan yang lebnih penting daripada ini!!"
"Hmm... saya sangat mohon padamu nona. Sekali ini saja, saya mohon!"

Tiba tiba saat aku sedang berbicara dengan namja aneh tersebut, mobil itu jalan dan menjauhi kerumunan wanita wanita las vegas tersebut. Aneh. Memangnya tuan muda gila ini siapa? apa hebatnya dia? pria berkaca mata hitam seperti ini aja disukai. Cuih.
"Sekarang tugasmu sudah selesai, terima kasih telah membantuku nona" Ucap pria itu sambil membuka jaket serta kaca mata hitamnya.

OMO! Siapa dia? kok sepertinya aku sering melihatnya ditelevisi. Tapi siapa, aku benar benar lupa namanya. Wah pantas saja wanita las vegas mengerubungi mobilnya. Sungguh tak kusangka.
"Kok sepertinya aku pernah melihatmu ditelevisi, tapi aku tidak tau siapa namamu tuan"
"Hmm...apa kau bilang? liat aku ditelevisi, haha mana mungkin. Aku ini hanya namja biasa nona!"
"Tapi aku tidak percaya tuan. Coba tolong buka kaca matamu!"
"Tidak perlu nona, cuaca sangat cerah. Aku takut kelilipan"
"Hei tuan muda, kau kan sedang berada didalam mobil mana mungkin terkena debu atau sinar matahari. Aneh sekali"
"Tapi tetap saja...."
"Tetap saja apanya? sini biar aku yang melepas kaca matamu!"

Dengan hitungan detik kacamatanya pun terbuka. Dan benar saja dugaanku, dia adalah seorang seleb. Ia juga seorang seleb yang berasal dari Korea Selatan. Ia salah satu member dari Boyband besar yaitu Super Junior. Siapa lagi kalau bukan Choi Siwon.
"Yak? kau Siwon Suju bukan?" teriakku.
"Ssst kumohon tutup mulutmu nona! Nanti orang orang akan tau kalau aku adalah Choi Siwon!""Hahaha benarkan dugaanku kalau kau adalah seorang artis, jadi jangan mengelak tuan choi. Aku ini hebatkan? haha"
"Apa yang hebat darimu nona? kau hanya bisa berteriak hingga hampir saja aku tertangkap basah!"
"Tapikan aku sudah menolongmu. Itu artinya hebat. Menolong artis untuk menghindari para fansnya! benar bukan?"
"Iya iya, mungkin kau menang sekarang nona. Sebagai imbalannya aku akan mentraktirmu makan. Kau mau?"
"Hm... mungkin ini adalah rezeki untukku. Baiklah aku terima. Oh iya tapi....."
"Tapi apa nona?"
"Dompet, passportku hilang! tertinggal di bandara. Lalu apa yang harus kulakukan tuan muda choi?"
"Hmmm... untuk mentara kau jadi asistenku. Mau tidak? supaya kau bisa membayar dan membuat passport baru!"
"Bagaimana ya? sebentar ya aku fikir fikir dulu"
"Jangan lama lama nona"

5 menit kemudian.

"Ya! Tuan muda choi sekarang aku sudah punya keputusan"
"Baiklah, sekarang aku tanya, kau mau tidak jadi asisten pribadiku?"
"Dengan senang hati aku menerimanya tuan choi!"
"Wae? benarkah?"
"Ne tuan choi siwon!"
"Hahaha aku senang mendengarnya. Ya sudah lebih baik sekarang kita pergi ke Restaurant lezat! Okey? C'mon!"

Sesampainya di Restaurant Siwon segera memakai perlengkapan untuk penyamarannya. Karena ia takut kalau terjadi sesuatu apa apa pada dirinya.
"Nona siapa namamu?"
"Park Soojung. Panggil saja Soojung!"
"Baiklah, nona Soojung. Sekarang kau resmi menjadi asisten pribadiku selama di Las Vegas!"
"Ne, tuan muda choi!"

Dengan santai aku dan siwon berjalan menuju bangku yang sudah tersedia di Restaurant tersebut. Keduanya sibuk membolak balik buku menu makanan yang ingin ia pesan.
"Nona Soojung, kau ingin makan apa? makanan disini sepertinya terlihat sangat lezat!"
"Aku terserah padamu. Aku ingin menu yang sama dengamu Tuan Choi!"
"Baiklah, aku memesan makanan Italia. yaitu Pizza"
"Oke, aku juga sama sepertimu tuan muda!"
"Baiklah, biar aku pesankan dulu nona soojung!"
"Tidak perlu tuan choi! kau cukup duduk disini saja, biar aku saja yang memesannya. Karena ini adalah tugasku sebagai asistenmu bukan?"
"Hm... baiklah! aku tunggu disini saja"

Aku berjalan cepat menuju seorang pelayan yang dekat dengan meja kami. Kemudian aku memesan pizza yang telah dipesan Tuan Muda Choi untuk kami berdua. Setelah selesai memesan makanan, aku kembali berjalan menghampiri tuan muda choi yang sedang duduk santai sambil mendengarkan lagu.
'Dorrr..'
Aku mencoba mengagetkannya. Dan benar saja wajahnya sangat panik kaget. Hahaha ekpressinya lucu sekali. Benar benar aegyo juga namja satu ini.
"Kau mengagetkanku saja" Gerutu Siwon.
"Wae? Mianhae tuan muda choi"
"Ne, gwenchana Soojung-ah!"

10 menit kemudian.

Makanan pesanan kami pun datang. Aku terus menatap makanan yang aku pesan. Sungguh terlihat mewah.
"Kira kira berapa harga makanan ini semua? terilhat sangat mewah dan elegant.... kurasa pasti harganya mahal"
"tenang saja, nona park. Biar saya yang membayarnya, kan saya sudah berjanji"
"Ne, gomawo ya tuan choi"

Selama 3 puluh menit aku meyantap makanan yang ada didepanku, sungguh luar biasa. Sudah terlihat sangat mewah dan rasanya pun sungguh lezat. Tidak pernah sebelumnya aku memakan makanan selezat dan semewah ini. Daebak!
"Soojung ah?"
"Ne tuan choi?"
"Sudah selesai makannya? kalau sudah, mari aku antar pulang nanti kemalaman. Besok jangan lupa kembali menemaniku untuk siap siap pemotretan"
"Ne, baiklah tuan choi."

ASTAGA! aku kan lupa jalan dan alamat motel tersebut. Omona! sekarang apa yang harus aku lakukan, aku panik. Aku yakin pasti Min Gyu dan Sunyoung sudah lama menungguku. Ya! bodoh sekali dirimu Park Soojung!!

Min Gyu p.o.v

Aku dan Sunyoung menunggu Soojung sedaritadi sambil melihat bintang bintang dilangit yang bersinar terang. Sudah 6 jam lebih ia belum kembali, sampai larut malam ia pun kembali juga. Kemana dia? aku benar benar sangat mengkhawatirkannya.
"Kenapa Soojung sampai sekarang belum pulang juga....." titah Sunyoung yang telah menyadarkanku dari lamunanku.
"Entahlah padahal tadi ia bilang ia hanya pergi ke airport sebentar saja" Balasku cemas.
"Bagaimana kalau kita mencari Soojung bersama sama? setuju tidak?" Pinta Sunyoung.
"Yaya! aku setuju, mari kita cari Soojung" Balas Min Gyu segera.

Aku melangkahkan kakiku menyusuri jalan panjang yang aku tak tau arah jalannya. Waktu demi waktu telah aku lewati, sudah sedaritadi aku bersama Sunyoung mencari Soojung sampai kepelosok kota Las Vegas tapi kami tak kunjung menemukannya juga.
"Soojung kau dimana, kami sudah lelah mencarimu hingga larut malam tapi kami tak kunjung menemukanmu. Dimana kau Soojung?" Keluh Min Gyu.

Tenaga kami kini benar benar sudah habis. Kami sungguh lelah berjam jam mencari Soojung. Ketika kami ingin menyebrang jalan yang cukup besar tiba tiba ada dua orang pemuda gagah menabrakkku dan Sunyoung hingga kami tersungkur jatuh dan meniban tubuhnya sehingga kini aku dan Sunyoung berasa diatas tubuh pemuda itu masing masing..
"HEY! Kalau jalan pakai mata" Omel Sunyoung.

Ketika aku dan Sunyoung melihat kearah pemuda itu secara detail ternyata ia adalah..................
"LEE DONGHAE? CHO KYUHYUN? KAU................"


-to be continued-

Selasa, 17 Juli 2012

Fanfiction: “Love Scandal”

 



Title : “Love Scandal”
Author : Choi Soo Jung a.k.a Farah Rizka Nuzula
Main Cast : -Lee Taemin (SHINee)
                      -Krystal Jung(f(x))
                      -Choi Sulli (f(x))
Other Cast : -SHINee and -f(x)
Backsound : -SHINee - Hello
Length : Romantic

Krystal p.o.v

     Aku Krystal, Aku adalah seorang siswi dari Yoongsan High School, Sekolah standar tinggi yang setiap siswa dan siswinya kebanyakan terdiri dari orang yang mampu.
Aku adalah seorang Taemints. Yang artinya aku adalah seorang fans berat dari Lee Taemin SHINee, Boyband yang sedang naik daun saat ini.
Aku duduk disebuah halte yang sepi sambil menunggu bus yang biasa kutumpangi setiap pergi kesekolah.
Aku membuka album foto yang hampir semua isi foto tersebut adalah foto Lee Taemin.












 


Bus pun datang, aku pun segera menutup album fotoku lalu menyimpannya di dalam tas ku.
Selama diperjalanan aku selalu membayangkannya.
"Kapan aku bisa bertemu dengannya (?)" ucapku.
"Mungkin itu hanya mimpi (!)" gerutuku pelan.

Sesampainya didepan pintu gerbang sekolah aku pun segera berlari menuju kelasku. Ternyata suasana dikelasku sudah cukup ramai, dipenuhi oleh puluhan teman temanku yang cantik dan tampan bahkan kaya.
Aku pun segera berjalan ketempat duduk yang biasa aku tempati.
Aku menundukkan kepalaku dimeja, karena aku sedang sedih dan gelisah. Sebab, Taemin sedang digosipkan dengan yeoja yang bernama Sulli, Choi Sulli. Ia adalah seorang gadis kaya yang cantik, baik hati bahkan terkenal, tidak sepertiku gadis bodoh yang sangat jelek dan tidak terkenal. Benar benar berbeda. Setiap hari aku selalu berdoa agar Taemin pindah dari Chungdam, kemudian ia pindah kesekolahku. Benar benar tidak masuk akal.

'Kringggg'

Bel pun berbunyi pertanda masuk kelas.
Dan tak lama lagi Guru Park datang dengan raut wajah yang gembira.
"Annyeong, semua. Hari ini kita kedatangan murid baru." Sapa Guru Park.
"Dia adalah murid baru yang sangat spesial" Sambung guru Park.
"Mwo (?)" Tanya kami semua.
"Tunggu sebentar, biar saya panggilkan (!)" Jelas Guru Park.
"Taemin.. Lee Taeminn..." Teriak Guru Park.
"OMO!!!!" Teriak kami semua.

Sungguh tak kusangka dan tak kubanyangkan, ternyata murid baru spesial yang dimaksud Guru Park adalah Lee Taemin.
Terimakasih,tuhan akhirnya doaku terkabulkan.
Dan dia tampak terlihat lebih tampan jika dilihat langsung, tak kusangka aku bisa melihatnya dari dekat.
Sungguh keajaiban untukku.
"Annyeong, Lee Taemin Imnida~" Sapanya ramah.
"Annyeong, Kau tampan sekali!" Teriak salah satu temanku.
"Sudah..sudah..lebih baik kalian  perkenalkan dirinya nanti saja pada jam istirahat!" Jelas Guru Park.
"Hmm.. Taemin kau boleh duduk disebelah Krystal" Perintah Guru Park.
"Annyeong, boleh aku duduk disini (?)" tanyanya ramah.
"Aaahh.. aah Ne .. Silahkan (!)" Balasku gugup.

'deg .. deg .. deg'

Jantungku berdetak cukup keras, karena ini benar benar seperti mimpi . Seseorang yang sangat aku cintai, dan yang sangat aku idolakan berada disampingku.
"Kau kenapa (?)" tanyanya aneh.
"Ah, tidak, aku baik baik saja (!)" Balasku dengan nada bodoh.
"Hmmm..." ...

Pelajaran pertama adalah pelajaran fisika, ini adalah pelajaran favoritku.
Selama penjelasan Guru Park, sepertinya Taemin tidak konsentrasi dan tampak gelisah.
Guru Park pun memberi kami tugas fisika, dan terlihat kalau Taemin belum mengerjakannya satupun.
"Boleh aku tanya sesuatu (?)" Ucapnya gelisah ..
"Ne, tentu!" Balasku mencoba santai.
"Maukah kau mengajariku tentang pelajaran fisika (?)" Tanyanya yang membuatku kaget.
"Aaah itu ide yang bagus, memangnya kenapa (?)" ...
"Aku masih kurang paham dengan fisika" Jawabnya...
"Oh...!" jawabku simple.

                                      ****

'Kringggg .. Kringggg'

Bel pulang sekolah pun berbunyi, aku segera keluar gerbang dan melangkah kearah halte bus.
Tiba tiba ada suara namja yang memanggilku dari belakangku.
"Yaa, kau mau kemana (?)" Ucapnya..
"Lee Taemin, aa.. aku .." Ucapku gugup
"Sudah cepat naik ke mobilku, kau tadi sudah janji untuk mengajariku fisika!" Gerutunya..
"Oh iya aku sampai lupa!" Balasku lemas.

Sesampainya dirumah Taemin ...
OMO!!!! Rumahnya sangat besar, tak kusangka dia memang benar benar berasal dari keluarga yang sangat mampu.


"Waaw" Gumamku..
"Kenapa ?" Tanyanya heran.
"Rumahmu sungguh megah..." Ucapku norak.
"Hmm..." ..

Aku diajak Taemin pergi kekamarnya, benar benar sungguh hebat. Kamarnya begitu luas dan bagus.
"Sini.." dia menyuruhku duduk disebuah kursi minimalis yang sangat bagus.

Selesai mengajari Taemin, akupun pulang kerumah dan diantar oleh Taemin.
"Terimakasih" Ucapku..
"Seharusnya, aku yang berterima kasih, karena kau telah mengajariku!"
"Ah,ne. Cheonmaneyo, aku masuk dulu. Hati hati dijalan!" Gumamku lembut.

Lalu aku masuk kerumahku, dan Taemin pun pulang mengendarai mobilnya dengan sangat hati hati.

Aku berjalan menuju toilet kemudian mencuci muka. Setelah itu Aku menulis dibuku harianku tentang indahnya hari ini. Bahwa Taemin sekolah disekolahku. Sungguh sangat tak terbayang aku bisa berbicara langsung dengannya, dan berhadapan langsung dengannya.

                                                           ***

Taemin p.o.v

Dimana Krystal kenapa pukul segini belum datang juga?
Ahh pabo, kenapa aku memikirkan dia? aku kan sudah punya Sulli.

'Replay .. Replay .. Replay ..'

Handphoneku berdering dan rupanya panggilan dari yeojachinguku Sulli.

"Yeoboseyo chagiya?" Sapaku.
"Yeoboseyo!" ..
"Ada apa pagi pagi menelponku? apakah kau kangen padaku?"
"Ah, itu sudah pasti Taemin. Oh iya bagaimana dengan sekolah barumu?"
"Menyenangkan!" ..
"Oh, baguslah, nanti siang aku mau kesekolahmu, boleh atau tidak?"
"Boleh, aku senang jika kau datang kesekolahku, memangnya kau tidak sekolah?"
"Aku sekolah, tapi pulang cepat, karena disekolahku sedang ada rapat penting!" ..
"Oh baiklah, segeralah datang!" ..
"Tentu saja.."
"Good Bye chagiyaaa, Saranghae...!" Ucapku..
"Nado .. Saranghaeyo" Jawab Sulli.

Rupanya selama aku sedang bercakap cakap dengan Sulli dihandphone ,Krystal mendengarnya.
"Ah, kau rupanya..." Ucapku..

Wajahnya tampak cemberut dan hampir mengeluarkan air mata. Sebenarnya ada apa dengannya?..

Krystal p.o.v

Pabo.. Pabo .. mengapa aku mendengarkan percakapan mereka?
Karena itu hanya membuat hatiku sakit dan sakit ..

Kemudian Taemin datang menghampiriku dan memegang pundakku.
"Kau kenapa?" tanyanya seperti orang bodoh..
"Aku baik baik saja, jangan cemaskan aku!" Balasku kesal.
"Baik baik saja? tetapi mengapa matamu sembab seperti habis menangis?" Ledeknya..
"DIAM! Aku tau kau artis terkenal, kau adalah Lee Taemin idola para remaja tapi kumohon jangan lakukan seperti itu di depanku! Karena aku adalah Taemints sejati..." Bentakku lalu meniggalkannya.
"Mwo?" Teriaknya, disaatku sudah mulai jauh..

Author p.o.v

Taemin berlari mengejar Krystal berlari yang sudah cukup jauh darinya tapi ia tidak akan menyerah karena ia ingin menanyakan sesuatu, apakah yang dimaksud perkataan Krystal tadi.
Sesampainya ditengah lapangan Krystal jatuh pingsan dan tak sadarkan diri.
Dan Taemin pun membawanya ke ruang UKS.

Handphone Taemin berdering, dan itu adalah panggilan dari Sulli.
"Chagiya, sebaiknya kau jangan sekolahku sekarang, terimakasih!" Ucap Taemin singkat lalu menutup telefonnya, padahal Sulli belum sempat bicara.

15 menit kemudian Krystal pun sadar.
"Kau sudah sadar?" tanya Taemin khawatir.
"Dimana aku? mengapa aku ada disini?" Gerutu Krystal.
"Kau diruang UKS, Karena tadi kau pingsan!" Jelas Taemin kepada Krystal.
"Maafkan aku!" Ucap Krystal sambil memeluk Taemin.
"Mwo?" Taemin kebingungan..
"Maaf karena tadi aku telah membentakmu!" Balas Krystal sambil menitikkan air matanya..
"Oh masalah itu, tidak perlu dipikirkan lagi, apakah benar kau seorang Taemints?" Tanya Taemin yang membuat Krystal terdiam.
"Ah ne, sebenarnya aku sangat mengidolakanmu!" Balas Krystal.
"Hmm.. Saranghae~" Gumam Taemin yang membuat Krystal mati rasa.

                                          ****
Sepulang sekolah, seperti biasanya Krystal mengajarkan Taemin tentang pelajaran fisika.
Karena sudah terlalu lelah, Krystal pun ketiduran lalu Taemin membawanya kekasur dan ia pun ikut berbaring dikasur karena Taemin juga sangat lelah.

*Pagi Hari 06.00*

Krystal terbangun dari tidurnya ia kaget dan teriak mengapa Taemin ada disampingnya. Lalu tak berapa lama Taemin terbangun dan ia pun juga teriak mengapa Krystal  berada disampingnya.
Setelah mengingat kejadian tadi malam mereka berdua pun baru sadar. Dan kaget.

Krystal pun pulang dari rumah Taemin.
Tetapi ia tidak diantar Taemin karena dia ingin olahraga sebentar, lagipula ini adalah hari libur.
Krystal berjalanmenuju toko buku, dan ia sangat shock saat melihat tabloid bahwa Lee Taemin SHINee tidur satu ranjang dengan seorang yeoja. Dan di dalam foto itu adalah Krystal.
Krystal pun langsung pergi dari toko tersebut. Karena ia takut ketahuan.

*Gedung SM ENTERTAIMENT*

Pagi ini Taemin datang ke gedung SM untuk melaksanakan latihan konser SHINee World dibulan selanjutnya, tetapi saat ia masuk kedalam dorm teman temannya malah memandangnya pedas.
"Rupanya kau datang..." Ucap Minho ...
"Memangnya kenapa? aku kan teman kalian!" Balas taemin santai.
"Apa kau bilang teman? apa maksud ini!!!!" Bentak Onew..

 Onew memberikan foto Taemin yang sedang tidur satu ranjang dengan Krystal.


"Apa ini?" Bentak Onew..
"Ahh, ini ..." Ucap Taemin gugup.

Tiba tiba Sulli datang disaat keadaan sedang tidak baik.

'Plaaakkk'

Sulli menampar Taemin hingga pipinya memerah.
"Apa ini?" tanya Sulli kesal..
"Ini adalaahh .. eeuhmmm" Taemin gugup.
"Siapakah yeoja ini?" tanya Sulli.
"Dia adalah Krystal" ...
"Krystal? siapakah dia? baiklah aku akan mencarinya hingga ketemu, lalu aku akan menculiknya lalu.. Membunuhnya!" Ancam Sulli kepada Taemin..
"Mwo? Dasar kau licik, jangan ikut campur urusan orang lain!" Bentak Taemin.

Sayang sekali, Sulli tidak mendengar perkataan Taemin, kemudian ia pergi begitu saja.
"Aku harus menyelamatkan Krystal..." tegas Taemin..


Aku duduk sambil menyandar tembok sekolah dengan pandangan kosong, entah apa yang sedang aku pikirkan.
Angin begitu kencang, awan begitu gelap, dan malam ini terasa berbeda.
Aku melihat sekumpulan orang datang menghampiriku. Tiba tiba jaraknya semakin dekat denganku, lalu ia memotretku dan bertanya terus menerus kepadaku.
"Benarkah Kau seorang yeoja yang bernama Krystal Jung?" tanyanya lembut padaku.
"Ah, ne kau siapa?" jawabku dengan nada pelan.
"Aku wartawan, benarkah kau memiliki hubungan khusus dengan seorang aktor sekaligus personil boyband shinee yaitu Lee Taemin?" tanyanya yang membuatku gemetaran.
"Ah, itu tidak benar dia hanya temanku saja" Jawabku gemetaran..
"Benarkah? tetapi semakin lama foto itu semakin tersebar luas!" Komentarnya..
"Yaa , aku mengerti tetapi aku dan ia hanya seorang teman biasa." Gerutuku...

Tiba tiba, ada seseorang yang menarik tanganku dan membawaku lari. Padahal aku tidak tahu siapakah orang itu.
"Ya, siapa kau? mengapa kau menarik tanganku!!!! Lepaskan!!!" Teriaku.
"Kau tidak perlu tau..." Balasnya..
"Yaa, lepaskan!!!!" Teriakku yang sedari tadi berusaha ingin menghindarinya tetapi tidak bisa.

Kemudian aku pun dimasukkan kedalam mobilnya dan ia mendekapku sehingga aku pingsan.

.. Aku membuka mataku, aku bingung sedang berada dimana aku sekarang! ..
Suasananya sangat menyeramkan dan terdapat api unggun didepanku. Setelah aku sadar, aku pun langsung berontak kesana kemari agar bisa bebas dan keluar dari tempat seram ini.
"Rupanya kau sudah sadar?" tanyanya dengan nada yang sangat misterius.
"Yaa, siapa kau? mengapa kau membawaku ke tempat seperti ini Hah????" Bentakku.

Apakah dia menculikku? mengapa dia begitu kejam, memangnya apa salahku kepadanya. Setelah dipikir pikir ternyata yang menculikku adalah seorang yeoja, tapi aku tidak tahu siapakah orangnya.
"Sebenarnya kau siapa? cepat katakan padaku!!!!!!" Geutuku dengan nada tinggi.
"Hah, kau mau tau aku ini siapa?" Jelasnya sambil mencengkram daguku.
"Yaa, aku memang ingin tau kau itu siapa. Ayo cepat katakan! Kalau tidak aku akan mengutukmu!"  Ancamku pada yeoja tersebut.
"Hah? apa kau bilang? punya kelebihan apa kau sehingga bisa berkata seperti itu kepadaku yeoja bodoh, mati saja lah kau sekarang!" Bentaknya lalu menendang bangku yang sedang kududukkan dengan keadaan terikat itu jatuh.
"Siapa Kau sebenarnya, sampai kapanpun aku tidak akan takut padamu!" Teriakku, walaupun aku sedang kesakitan karena dicambuk olehnya berkali kali.

Akhirnya yeoja itu pun membuka topengnya dan ternyata .... OMO0!!!!
Ternyata seseorang yang menculikku adalah Sulli, yeojachingu Lee Taemin.
"OMONAAA, kau!!!!" Teriakku kaget...
"Baru tau kan? Hei yeoja miskin dengar yah, sampai kapanpun kau tidak akan bisa mendapatkan Taemin. Dan foto itu, benar benar foto brengsek!" Gerutunya sambil memegang kedua pipiku.

"Kau yang brengsek Choi Sulli!" Teriak seorang namja yang sangat kukenali suaranya.

OMONAAA... Dia adalah Lee Taemin.

"Kau? Mengapa kau ada disini Honey?" Rayu Sulli kepada Taemin.
"Diam, Kau jangan macam macam pada Krystal, kalau tidak kau akan mati Sulli!" Ancam Taemin marah berat.
" Mwo? Taemin apa yang telah kau katakan? Kau serius? apakah aku tidak salah dengar" Balas Sulli dengan nada menyebalkan.
"Ne, jika kau macam macam dengannya kau akan mati sekarang juga Sulli" Bentak Taemin kesal.
"Benarkah? baiklah, justru kau yang akan kubuat mati!" Teriak Sulli.

Kemudian Sulli menyuruh anak buahnya untuk menghabisi Taemin. Ya tuhan, aku kasihan pada Taemin, tapi sekarang apa yang harus kulakukan. Aku tidak tega Taemin disakiti seperti itu.
Hatiku semakin takut melihat Sulli membawa 2 botol alkohol. Sebenarnya untuk apa alat itu?

Author p.o.v

Sulli membawa 2 buah botol alkohol, sebenarnya untuk apa ia membawa itu. Dan ternyata tanpa sepengetahuan Krystal, Sulli ingin melemparkan isi air alkohol tersebut ke wajah Taemin. Tapi na'as, saat Sulli melemparkan air alkohol itu ternyata tidak mengenai wajah dan mata Taemin, tapi malahan terkena wajah Krystal yang sudah melindungi Taemin terlebih dahulu.
"Haaah? Krystal Jung?" Teriak Taemin panik dengan wajah Krystal yang hancur akibat terkena air alkohol.
"Lee Taemin, Taemin.. Aku tidak .. Aku tidak bisa melihat, mataku gelap, tidak ada cahaya satupun!" Ucap Krystal sedih..
"Sabar Chagiya!" Ucap Taemin menangis.
"Dasar yeoja brengsek, lihat dia, wajahnya hancur , kulitnya rusak dan .. matanya buta. Itu semua karenamu Sulli, sekarang kita putus, dan tak ada lagi hubungan diantara kita" Ucap Taemin sambil menampar kedua pipi Sulli dua kali.
"Aku minta maaf" Ucap Taemin simpel.
"Apa kau bilang? minta maaf? sampai kapanpun aku tidak kan memaafkanmu! Ahrasseo???" Bentak Taemin.


2 Bulan Kemudian


Sudah dua bulan Krystal dirawat dirumah sakit. Dengan keadaan wajah diperban serta mata yang ditutup rapat oleh perban juga.
"Dimana aku sekarang?" tanya Krystal panik.
"Kau sedang di rumah sakit chagiya.." Jawab Taemin mesra..
"Mwo? kenapa kau memanggilku chagiya? aku bukanlah yeojachingumu, aku hanyalah wanita bodoh yang jelek dan miskin" Ucap Krystal sambil memukul kepalanya sendiri.
"Aku buta, aku tidak bisa melihat.. aku cacat!" Tangis Krystal.
"Sabar Krystal, kau pasti bisa sembuh, dan pasti suatu saat nanti akan ada seseorang yang akan mendonorkan matanya untukmu! Walau kulitmu hancur!" Jelas Taemin sambil memeluk Krystal.
"Aku sudah tidak bisa sembuh Taemin .. Aku tidak bisa" Tangis Krystal semakin kencang dipelukan Taemin.

'Tok Tok'

Pintu kamar berbunyi, seperti ada seseorang yang datang.
Taemin datang menghampiri pintu tersebut lalu membukanya.
Rupanya Sulli yang datang.

"Mau apa kau disini?" Tanya taemin jutek.
"Aku .. Aku .." Jawab Sulli gugup.
"Taemin ada siapa?" tanya Krystal.
"Krystal aku minta maaf, aku sungguh minta maaf atas kejadian itu aku mohon maafkan aku!" Ucap Sulli yang sedang bersujud dihadapan Krystal.
"Kau Sulli? Ah, aku sudah memaafkanmu sebelumnya Sulli, jadi tidak apa apa!" Ucap Krystal lembut.
"Dasar yeoja tidak tau diri, lihat Krystal! Dia sudah ikhlas memaafkanmu, padahal kau sudah membuat kulitnya rusak bahkan matanya buta! tetapi kau? kau malah menculiknya dan mencelakainya hanya karena masalah scandal yang tidak masuk akal!!" Bentak Taemin kemudian menampar Sulli hingga pipinya merah.
"Sudah Taemin, yang penting sekarang dia sudah meminta maaf padaku!" Jelas Krystal.
"Lee Taemin, ada yang ingin ku bicarakan padamu!" Gumam Sulli dengan nada tangisannya..
"Mwo? tidak ada yang perlu dibicarakan lagi bukan?" Balas Taemin jutek.
"Tapi ini penting banget Taemin!" Ucap Sulli.
"Baiklah. Cepat mau bicara apa?" Jawab Taemin tanpa memandang wajah Sulli.
"Aku tidak akan bicara disini, ku tunggu kau diruang tunggu!" Jelas Sulli yang segera meninggalkan Taemin dan Krystal.

Taemin pun pergi meninggalkan Krystal sendiri, dan menyuruh Krystal agar hati hati.
Dan ia pun segera pergi keruang tunggu untuk bertemu dengan manta yeojachingunya yaitu Sulli.
"Ada apa? apakah ada sesuatu yang begitu penting ?" Gerutu Taemin.
"Ne" jawab Sulli singkat.
"Cepat jangan membuang waktuku!" ..
"Taemin, sebagai permintaan maafku yang begitu tulus kepada Krystal, aku .. aku .. aku ingin mendonorkan mataku untuknya.." Jelas Sulli dengan gugup.
"Wae??????? Apakah kau serius?" Teriak Taemin kaget.
"Ne, aku serius dan aku dengan sangat yakin! karena 5 hari lagi aku akan pergi ke Austria untuk tinggal disana selamanya bersama keluargaku" Gumam Sulli.
"Baiklah kalau itu mau mu lagipula itu akan menjadi kabar baik untuk Krystal, dan nanti aku akan bicara kepada dokter"
Balas Taemin.

                                                                    ***

"Krystal ada kabar baik untukmu!" Ucap Taemin kepadaKrystal..
"Wae? kabar baik apa?" Tanya Krystal penasaran.
"Kau tau, sebentar lagi kau akan bisa melihat kembali!" Jelas Taemin lembut.
"Mwo??? Kau serius?" Ucap Krystal dengan senang hati.
"Iya, aku serius!" Ucap Taemin dengan nada lemah, ketika melihat Sulli yang sedang berbicara dokter didepan kamar Krystal.
"Dan nanti malam kau bisa melaksanakan operasi matanya, karena orang itu berjanji akan mendonorkan matanya sekarang juga!" ..
"Benarkah? wah aku harus berterima kasih banyak kepadanya karena ia sudah ingin memberikan matanya untukku!" ..

                                                                        ***

Operasi pun berjalan lancar, setelah 2 jam kemudian, Krystal sudah diperbolehkan melihat walau matanya masih terlalu sensitif.
Dan dokter menyurh Taemin untuk mengajak jalan jalan malam pada hari ini.

Krystal p.o.v

Dokter menyuruh Taemin untuk mengajakku jalan jalan disekitar rumah sakit.
Dan saat kami keluar kamar, aku melihat sepucuk surat yang sepertinya itu khusus diberikan untukku.

To : Krystal Jung

            Selamat Krystal, sekarang kau sudah bisa melihat dengan mata indahmu itu. Kau sudah bisa melihat bulan matahari serta bintang bintang kecil yang cantik.  Kau juga bisa melihat orang yang sangat kau cintai yaitu Taemin. Krystal, kumohon jaga mataku itu baik baik, semoga sampai kahir hayatmu mata itu akan menjadi sebuahy organ tubuhmu yang paling kau sayangi. Maafkan aku Krystal, kalau selama ini aku banyak salah padamu! Dan ingat pesan terakhirku untukmenjaga mataku itu, walau kali ini aku tak bisa melihat keindahan alam semesta lagi.
                                                    Ghamsahamnida^^
                                                                                                                              From: Choi Sulli



Air mataku terjatuh setelah melihat ini, ternyata sesorang yang telah mendonorkan matanya untukku adalah Sulli. Sungguh tak kusangka. Dan aku benar benar sungguh berterima kasih atas jasanya padaku.

                                                                      ***

Walau kulitku tak secantik dulu, dan walau aku tak sesempurna dahulu, tetapi aku bersyukur atas mata yang telah diberikan dari seorang temanku. Ia rela buta demi aku, ia relah tersiksa hanya demi aku. Terima Kasih Sulli.
Dan hidupku semakin lengkap karena Taemin, ia adalah artis pujaanku yang selama ini aku dambakan dan ternyata sekarang ia berada disampingku.
"Krystal .." Ucap Taemin gugup...
"Ne?" Jawabku santai...
"Saranghae Krystal Jung..." Ucap Taemin dengan romantis..
"Mwo?" Ucapku kaget...
"Yaa, mau kah kau menjadi yeojachinguku?" tanyanya padaku dengan mesra.
"Ahh, Lee Taemin aku tidak salah mendengar?" Ucapku heran..
"Ne, aku mencintaimu. Saranghae." Balas Taemin lembut...
"Ne, nado saranghaeyo Lee Taemin" ...

                 Tiba tiba Taemin mencium bibirku mesra sehingga membuatku kaget dan tak berdaya lagi. SARANGHAE LEE TAEMIN!!!!!!!



                                                     -HAPPY ENDING-