Super Junior - Mr Simple

Annyeong ☀

Selasa, 17 Juli 2012

Fanfiction: “Love Scandal”

 



Title : “Love Scandal”
Author : Choi Soo Jung a.k.a Farah Rizka Nuzula
Main Cast : -Lee Taemin (SHINee)
                      -Krystal Jung(f(x))
                      -Choi Sulli (f(x))
Other Cast : -SHINee and -f(x)
Backsound : -SHINee - Hello
Length : Romantic

Krystal p.o.v

     Aku Krystal, Aku adalah seorang siswi dari Yoongsan High School, Sekolah standar tinggi yang setiap siswa dan siswinya kebanyakan terdiri dari orang yang mampu.
Aku adalah seorang Taemints. Yang artinya aku adalah seorang fans berat dari Lee Taemin SHINee, Boyband yang sedang naik daun saat ini.
Aku duduk disebuah halte yang sepi sambil menunggu bus yang biasa kutumpangi setiap pergi kesekolah.
Aku membuka album foto yang hampir semua isi foto tersebut adalah foto Lee Taemin.












 


Bus pun datang, aku pun segera menutup album fotoku lalu menyimpannya di dalam tas ku.
Selama diperjalanan aku selalu membayangkannya.
"Kapan aku bisa bertemu dengannya (?)" ucapku.
"Mungkin itu hanya mimpi (!)" gerutuku pelan.

Sesampainya didepan pintu gerbang sekolah aku pun segera berlari menuju kelasku. Ternyata suasana dikelasku sudah cukup ramai, dipenuhi oleh puluhan teman temanku yang cantik dan tampan bahkan kaya.
Aku pun segera berjalan ketempat duduk yang biasa aku tempati.
Aku menundukkan kepalaku dimeja, karena aku sedang sedih dan gelisah. Sebab, Taemin sedang digosipkan dengan yeoja yang bernama Sulli, Choi Sulli. Ia adalah seorang gadis kaya yang cantik, baik hati bahkan terkenal, tidak sepertiku gadis bodoh yang sangat jelek dan tidak terkenal. Benar benar berbeda. Setiap hari aku selalu berdoa agar Taemin pindah dari Chungdam, kemudian ia pindah kesekolahku. Benar benar tidak masuk akal.

'Kringggg'

Bel pun berbunyi pertanda masuk kelas.
Dan tak lama lagi Guru Park datang dengan raut wajah yang gembira.
"Annyeong, semua. Hari ini kita kedatangan murid baru." Sapa Guru Park.
"Dia adalah murid baru yang sangat spesial" Sambung guru Park.
"Mwo (?)" Tanya kami semua.
"Tunggu sebentar, biar saya panggilkan (!)" Jelas Guru Park.
"Taemin.. Lee Taeminn..." Teriak Guru Park.
"OMO!!!!" Teriak kami semua.

Sungguh tak kusangka dan tak kubanyangkan, ternyata murid baru spesial yang dimaksud Guru Park adalah Lee Taemin.
Terimakasih,tuhan akhirnya doaku terkabulkan.
Dan dia tampak terlihat lebih tampan jika dilihat langsung, tak kusangka aku bisa melihatnya dari dekat.
Sungguh keajaiban untukku.
"Annyeong, Lee Taemin Imnida~" Sapanya ramah.
"Annyeong, Kau tampan sekali!" Teriak salah satu temanku.
"Sudah..sudah..lebih baik kalian  perkenalkan dirinya nanti saja pada jam istirahat!" Jelas Guru Park.
"Hmm.. Taemin kau boleh duduk disebelah Krystal" Perintah Guru Park.
"Annyeong, boleh aku duduk disini (?)" tanyanya ramah.
"Aaahh.. aah Ne .. Silahkan (!)" Balasku gugup.

'deg .. deg .. deg'

Jantungku berdetak cukup keras, karena ini benar benar seperti mimpi . Seseorang yang sangat aku cintai, dan yang sangat aku idolakan berada disampingku.
"Kau kenapa (?)" tanyanya aneh.
"Ah, tidak, aku baik baik saja (!)" Balasku dengan nada bodoh.
"Hmmm..." ...

Pelajaran pertama adalah pelajaran fisika, ini adalah pelajaran favoritku.
Selama penjelasan Guru Park, sepertinya Taemin tidak konsentrasi dan tampak gelisah.
Guru Park pun memberi kami tugas fisika, dan terlihat kalau Taemin belum mengerjakannya satupun.
"Boleh aku tanya sesuatu (?)" Ucapnya gelisah ..
"Ne, tentu!" Balasku mencoba santai.
"Maukah kau mengajariku tentang pelajaran fisika (?)" Tanyanya yang membuatku kaget.
"Aaah itu ide yang bagus, memangnya kenapa (?)" ...
"Aku masih kurang paham dengan fisika" Jawabnya...
"Oh...!" jawabku simple.

                                      ****

'Kringggg .. Kringggg'

Bel pulang sekolah pun berbunyi, aku segera keluar gerbang dan melangkah kearah halte bus.
Tiba tiba ada suara namja yang memanggilku dari belakangku.
"Yaa, kau mau kemana (?)" Ucapnya..
"Lee Taemin, aa.. aku .." Ucapku gugup
"Sudah cepat naik ke mobilku, kau tadi sudah janji untuk mengajariku fisika!" Gerutunya..
"Oh iya aku sampai lupa!" Balasku lemas.

Sesampainya dirumah Taemin ...
OMO!!!! Rumahnya sangat besar, tak kusangka dia memang benar benar berasal dari keluarga yang sangat mampu.


"Waaw" Gumamku..
"Kenapa ?" Tanyanya heran.
"Rumahmu sungguh megah..." Ucapku norak.
"Hmm..." ..

Aku diajak Taemin pergi kekamarnya, benar benar sungguh hebat. Kamarnya begitu luas dan bagus.
"Sini.." dia menyuruhku duduk disebuah kursi minimalis yang sangat bagus.

Selesai mengajari Taemin, akupun pulang kerumah dan diantar oleh Taemin.
"Terimakasih" Ucapku..
"Seharusnya, aku yang berterima kasih, karena kau telah mengajariku!"
"Ah,ne. Cheonmaneyo, aku masuk dulu. Hati hati dijalan!" Gumamku lembut.

Lalu aku masuk kerumahku, dan Taemin pun pulang mengendarai mobilnya dengan sangat hati hati.

Aku berjalan menuju toilet kemudian mencuci muka. Setelah itu Aku menulis dibuku harianku tentang indahnya hari ini. Bahwa Taemin sekolah disekolahku. Sungguh sangat tak terbayang aku bisa berbicara langsung dengannya, dan berhadapan langsung dengannya.

                                                           ***

Taemin p.o.v

Dimana Krystal kenapa pukul segini belum datang juga?
Ahh pabo, kenapa aku memikirkan dia? aku kan sudah punya Sulli.

'Replay .. Replay .. Replay ..'

Handphoneku berdering dan rupanya panggilan dari yeojachinguku Sulli.

"Yeoboseyo chagiya?" Sapaku.
"Yeoboseyo!" ..
"Ada apa pagi pagi menelponku? apakah kau kangen padaku?"
"Ah, itu sudah pasti Taemin. Oh iya bagaimana dengan sekolah barumu?"
"Menyenangkan!" ..
"Oh, baguslah, nanti siang aku mau kesekolahmu, boleh atau tidak?"
"Boleh, aku senang jika kau datang kesekolahku, memangnya kau tidak sekolah?"
"Aku sekolah, tapi pulang cepat, karena disekolahku sedang ada rapat penting!" ..
"Oh baiklah, segeralah datang!" ..
"Tentu saja.."
"Good Bye chagiyaaa, Saranghae...!" Ucapku..
"Nado .. Saranghaeyo" Jawab Sulli.

Rupanya selama aku sedang bercakap cakap dengan Sulli dihandphone ,Krystal mendengarnya.
"Ah, kau rupanya..." Ucapku..

Wajahnya tampak cemberut dan hampir mengeluarkan air mata. Sebenarnya ada apa dengannya?..

Krystal p.o.v

Pabo.. Pabo .. mengapa aku mendengarkan percakapan mereka?
Karena itu hanya membuat hatiku sakit dan sakit ..

Kemudian Taemin datang menghampiriku dan memegang pundakku.
"Kau kenapa?" tanyanya seperti orang bodoh..
"Aku baik baik saja, jangan cemaskan aku!" Balasku kesal.
"Baik baik saja? tetapi mengapa matamu sembab seperti habis menangis?" Ledeknya..
"DIAM! Aku tau kau artis terkenal, kau adalah Lee Taemin idola para remaja tapi kumohon jangan lakukan seperti itu di depanku! Karena aku adalah Taemints sejati..." Bentakku lalu meniggalkannya.
"Mwo?" Teriaknya, disaatku sudah mulai jauh..

Author p.o.v

Taemin berlari mengejar Krystal berlari yang sudah cukup jauh darinya tapi ia tidak akan menyerah karena ia ingin menanyakan sesuatu, apakah yang dimaksud perkataan Krystal tadi.
Sesampainya ditengah lapangan Krystal jatuh pingsan dan tak sadarkan diri.
Dan Taemin pun membawanya ke ruang UKS.

Handphone Taemin berdering, dan itu adalah panggilan dari Sulli.
"Chagiya, sebaiknya kau jangan sekolahku sekarang, terimakasih!" Ucap Taemin singkat lalu menutup telefonnya, padahal Sulli belum sempat bicara.

15 menit kemudian Krystal pun sadar.
"Kau sudah sadar?" tanya Taemin khawatir.
"Dimana aku? mengapa aku ada disini?" Gerutu Krystal.
"Kau diruang UKS, Karena tadi kau pingsan!" Jelas Taemin kepada Krystal.
"Maafkan aku!" Ucap Krystal sambil memeluk Taemin.
"Mwo?" Taemin kebingungan..
"Maaf karena tadi aku telah membentakmu!" Balas Krystal sambil menitikkan air matanya..
"Oh masalah itu, tidak perlu dipikirkan lagi, apakah benar kau seorang Taemints?" Tanya Taemin yang membuat Krystal terdiam.
"Ah ne, sebenarnya aku sangat mengidolakanmu!" Balas Krystal.
"Hmm.. Saranghae~" Gumam Taemin yang membuat Krystal mati rasa.

                                          ****
Sepulang sekolah, seperti biasanya Krystal mengajarkan Taemin tentang pelajaran fisika.
Karena sudah terlalu lelah, Krystal pun ketiduran lalu Taemin membawanya kekasur dan ia pun ikut berbaring dikasur karena Taemin juga sangat lelah.

*Pagi Hari 06.00*

Krystal terbangun dari tidurnya ia kaget dan teriak mengapa Taemin ada disampingnya. Lalu tak berapa lama Taemin terbangun dan ia pun juga teriak mengapa Krystal  berada disampingnya.
Setelah mengingat kejadian tadi malam mereka berdua pun baru sadar. Dan kaget.

Krystal pun pulang dari rumah Taemin.
Tetapi ia tidak diantar Taemin karena dia ingin olahraga sebentar, lagipula ini adalah hari libur.
Krystal berjalanmenuju toko buku, dan ia sangat shock saat melihat tabloid bahwa Lee Taemin SHINee tidur satu ranjang dengan seorang yeoja. Dan di dalam foto itu adalah Krystal.
Krystal pun langsung pergi dari toko tersebut. Karena ia takut ketahuan.

*Gedung SM ENTERTAIMENT*

Pagi ini Taemin datang ke gedung SM untuk melaksanakan latihan konser SHINee World dibulan selanjutnya, tetapi saat ia masuk kedalam dorm teman temannya malah memandangnya pedas.
"Rupanya kau datang..." Ucap Minho ...
"Memangnya kenapa? aku kan teman kalian!" Balas taemin santai.
"Apa kau bilang teman? apa maksud ini!!!!" Bentak Onew..

 Onew memberikan foto Taemin yang sedang tidur satu ranjang dengan Krystal.


"Apa ini?" Bentak Onew..
"Ahh, ini ..." Ucap Taemin gugup.

Tiba tiba Sulli datang disaat keadaan sedang tidak baik.

'Plaaakkk'

Sulli menampar Taemin hingga pipinya memerah.
"Apa ini?" tanya Sulli kesal..
"Ini adalaahh .. eeuhmmm" Taemin gugup.
"Siapakah yeoja ini?" tanya Sulli.
"Dia adalah Krystal" ...
"Krystal? siapakah dia? baiklah aku akan mencarinya hingga ketemu, lalu aku akan menculiknya lalu.. Membunuhnya!" Ancam Sulli kepada Taemin..
"Mwo? Dasar kau licik, jangan ikut campur urusan orang lain!" Bentak Taemin.

Sayang sekali, Sulli tidak mendengar perkataan Taemin, kemudian ia pergi begitu saja.
"Aku harus menyelamatkan Krystal..." tegas Taemin..


Aku duduk sambil menyandar tembok sekolah dengan pandangan kosong, entah apa yang sedang aku pikirkan.
Angin begitu kencang, awan begitu gelap, dan malam ini terasa berbeda.
Aku melihat sekumpulan orang datang menghampiriku. Tiba tiba jaraknya semakin dekat denganku, lalu ia memotretku dan bertanya terus menerus kepadaku.
"Benarkah Kau seorang yeoja yang bernama Krystal Jung?" tanyanya lembut padaku.
"Ah, ne kau siapa?" jawabku dengan nada pelan.
"Aku wartawan, benarkah kau memiliki hubungan khusus dengan seorang aktor sekaligus personil boyband shinee yaitu Lee Taemin?" tanyanya yang membuatku gemetaran.
"Ah, itu tidak benar dia hanya temanku saja" Jawabku gemetaran..
"Benarkah? tetapi semakin lama foto itu semakin tersebar luas!" Komentarnya..
"Yaa , aku mengerti tetapi aku dan ia hanya seorang teman biasa." Gerutuku...

Tiba tiba, ada seseorang yang menarik tanganku dan membawaku lari. Padahal aku tidak tahu siapakah orang itu.
"Ya, siapa kau? mengapa kau menarik tanganku!!!! Lepaskan!!!" Teriaku.
"Kau tidak perlu tau..." Balasnya..
"Yaa, lepaskan!!!!" Teriakku yang sedari tadi berusaha ingin menghindarinya tetapi tidak bisa.

Kemudian aku pun dimasukkan kedalam mobilnya dan ia mendekapku sehingga aku pingsan.

.. Aku membuka mataku, aku bingung sedang berada dimana aku sekarang! ..
Suasananya sangat menyeramkan dan terdapat api unggun didepanku. Setelah aku sadar, aku pun langsung berontak kesana kemari agar bisa bebas dan keluar dari tempat seram ini.
"Rupanya kau sudah sadar?" tanyanya dengan nada yang sangat misterius.
"Yaa, siapa kau? mengapa kau membawaku ke tempat seperti ini Hah????" Bentakku.

Apakah dia menculikku? mengapa dia begitu kejam, memangnya apa salahku kepadanya. Setelah dipikir pikir ternyata yang menculikku adalah seorang yeoja, tapi aku tidak tahu siapakah orangnya.
"Sebenarnya kau siapa? cepat katakan padaku!!!!!!" Geutuku dengan nada tinggi.
"Hah, kau mau tau aku ini siapa?" Jelasnya sambil mencengkram daguku.
"Yaa, aku memang ingin tau kau itu siapa. Ayo cepat katakan! Kalau tidak aku akan mengutukmu!"  Ancamku pada yeoja tersebut.
"Hah? apa kau bilang? punya kelebihan apa kau sehingga bisa berkata seperti itu kepadaku yeoja bodoh, mati saja lah kau sekarang!" Bentaknya lalu menendang bangku yang sedang kududukkan dengan keadaan terikat itu jatuh.
"Siapa Kau sebenarnya, sampai kapanpun aku tidak akan takut padamu!" Teriakku, walaupun aku sedang kesakitan karena dicambuk olehnya berkali kali.

Akhirnya yeoja itu pun membuka topengnya dan ternyata .... OMO0!!!!
Ternyata seseorang yang menculikku adalah Sulli, yeojachingu Lee Taemin.
"OMONAAA, kau!!!!" Teriakku kaget...
"Baru tau kan? Hei yeoja miskin dengar yah, sampai kapanpun kau tidak akan bisa mendapatkan Taemin. Dan foto itu, benar benar foto brengsek!" Gerutunya sambil memegang kedua pipiku.

"Kau yang brengsek Choi Sulli!" Teriak seorang namja yang sangat kukenali suaranya.

OMONAAA... Dia adalah Lee Taemin.

"Kau? Mengapa kau ada disini Honey?" Rayu Sulli kepada Taemin.
"Diam, Kau jangan macam macam pada Krystal, kalau tidak kau akan mati Sulli!" Ancam Taemin marah berat.
" Mwo? Taemin apa yang telah kau katakan? Kau serius? apakah aku tidak salah dengar" Balas Sulli dengan nada menyebalkan.
"Ne, jika kau macam macam dengannya kau akan mati sekarang juga Sulli" Bentak Taemin kesal.
"Benarkah? baiklah, justru kau yang akan kubuat mati!" Teriak Sulli.

Kemudian Sulli menyuruh anak buahnya untuk menghabisi Taemin. Ya tuhan, aku kasihan pada Taemin, tapi sekarang apa yang harus kulakukan. Aku tidak tega Taemin disakiti seperti itu.
Hatiku semakin takut melihat Sulli membawa 2 botol alkohol. Sebenarnya untuk apa alat itu?

Author p.o.v

Sulli membawa 2 buah botol alkohol, sebenarnya untuk apa ia membawa itu. Dan ternyata tanpa sepengetahuan Krystal, Sulli ingin melemparkan isi air alkohol tersebut ke wajah Taemin. Tapi na'as, saat Sulli melemparkan air alkohol itu ternyata tidak mengenai wajah dan mata Taemin, tapi malahan terkena wajah Krystal yang sudah melindungi Taemin terlebih dahulu.
"Haaah? Krystal Jung?" Teriak Taemin panik dengan wajah Krystal yang hancur akibat terkena air alkohol.
"Lee Taemin, Taemin.. Aku tidak .. Aku tidak bisa melihat, mataku gelap, tidak ada cahaya satupun!" Ucap Krystal sedih..
"Sabar Chagiya!" Ucap Taemin menangis.
"Dasar yeoja brengsek, lihat dia, wajahnya hancur , kulitnya rusak dan .. matanya buta. Itu semua karenamu Sulli, sekarang kita putus, dan tak ada lagi hubungan diantara kita" Ucap Taemin sambil menampar kedua pipi Sulli dua kali.
"Aku minta maaf" Ucap Taemin simpel.
"Apa kau bilang? minta maaf? sampai kapanpun aku tidak kan memaafkanmu! Ahrasseo???" Bentak Taemin.


2 Bulan Kemudian


Sudah dua bulan Krystal dirawat dirumah sakit. Dengan keadaan wajah diperban serta mata yang ditutup rapat oleh perban juga.
"Dimana aku sekarang?" tanya Krystal panik.
"Kau sedang di rumah sakit chagiya.." Jawab Taemin mesra..
"Mwo? kenapa kau memanggilku chagiya? aku bukanlah yeojachingumu, aku hanyalah wanita bodoh yang jelek dan miskin" Ucap Krystal sambil memukul kepalanya sendiri.
"Aku buta, aku tidak bisa melihat.. aku cacat!" Tangis Krystal.
"Sabar Krystal, kau pasti bisa sembuh, dan pasti suatu saat nanti akan ada seseorang yang akan mendonorkan matanya untukmu! Walau kulitmu hancur!" Jelas Taemin sambil memeluk Krystal.
"Aku sudah tidak bisa sembuh Taemin .. Aku tidak bisa" Tangis Krystal semakin kencang dipelukan Taemin.

'Tok Tok'

Pintu kamar berbunyi, seperti ada seseorang yang datang.
Taemin datang menghampiri pintu tersebut lalu membukanya.
Rupanya Sulli yang datang.

"Mau apa kau disini?" Tanya taemin jutek.
"Aku .. Aku .." Jawab Sulli gugup.
"Taemin ada siapa?" tanya Krystal.
"Krystal aku minta maaf, aku sungguh minta maaf atas kejadian itu aku mohon maafkan aku!" Ucap Sulli yang sedang bersujud dihadapan Krystal.
"Kau Sulli? Ah, aku sudah memaafkanmu sebelumnya Sulli, jadi tidak apa apa!" Ucap Krystal lembut.
"Dasar yeoja tidak tau diri, lihat Krystal! Dia sudah ikhlas memaafkanmu, padahal kau sudah membuat kulitnya rusak bahkan matanya buta! tetapi kau? kau malah menculiknya dan mencelakainya hanya karena masalah scandal yang tidak masuk akal!!" Bentak Taemin kemudian menampar Sulli hingga pipinya merah.
"Sudah Taemin, yang penting sekarang dia sudah meminta maaf padaku!" Jelas Krystal.
"Lee Taemin, ada yang ingin ku bicarakan padamu!" Gumam Sulli dengan nada tangisannya..
"Mwo? tidak ada yang perlu dibicarakan lagi bukan?" Balas Taemin jutek.
"Tapi ini penting banget Taemin!" Ucap Sulli.
"Baiklah. Cepat mau bicara apa?" Jawab Taemin tanpa memandang wajah Sulli.
"Aku tidak akan bicara disini, ku tunggu kau diruang tunggu!" Jelas Sulli yang segera meninggalkan Taemin dan Krystal.

Taemin pun pergi meninggalkan Krystal sendiri, dan menyuruh Krystal agar hati hati.
Dan ia pun segera pergi keruang tunggu untuk bertemu dengan manta yeojachingunya yaitu Sulli.
"Ada apa? apakah ada sesuatu yang begitu penting ?" Gerutu Taemin.
"Ne" jawab Sulli singkat.
"Cepat jangan membuang waktuku!" ..
"Taemin, sebagai permintaan maafku yang begitu tulus kepada Krystal, aku .. aku .. aku ingin mendonorkan mataku untuknya.." Jelas Sulli dengan gugup.
"Wae??????? Apakah kau serius?" Teriak Taemin kaget.
"Ne, aku serius dan aku dengan sangat yakin! karena 5 hari lagi aku akan pergi ke Austria untuk tinggal disana selamanya bersama keluargaku" Gumam Sulli.
"Baiklah kalau itu mau mu lagipula itu akan menjadi kabar baik untuk Krystal, dan nanti aku akan bicara kepada dokter"
Balas Taemin.

                                                                    ***

"Krystal ada kabar baik untukmu!" Ucap Taemin kepadaKrystal..
"Wae? kabar baik apa?" Tanya Krystal penasaran.
"Kau tau, sebentar lagi kau akan bisa melihat kembali!" Jelas Taemin lembut.
"Mwo??? Kau serius?" Ucap Krystal dengan senang hati.
"Iya, aku serius!" Ucap Taemin dengan nada lemah, ketika melihat Sulli yang sedang berbicara dokter didepan kamar Krystal.
"Dan nanti malam kau bisa melaksanakan operasi matanya, karena orang itu berjanji akan mendonorkan matanya sekarang juga!" ..
"Benarkah? wah aku harus berterima kasih banyak kepadanya karena ia sudah ingin memberikan matanya untukku!" ..

                                                                        ***

Operasi pun berjalan lancar, setelah 2 jam kemudian, Krystal sudah diperbolehkan melihat walau matanya masih terlalu sensitif.
Dan dokter menyurh Taemin untuk mengajak jalan jalan malam pada hari ini.

Krystal p.o.v

Dokter menyuruh Taemin untuk mengajakku jalan jalan disekitar rumah sakit.
Dan saat kami keluar kamar, aku melihat sepucuk surat yang sepertinya itu khusus diberikan untukku.

To : Krystal Jung

            Selamat Krystal, sekarang kau sudah bisa melihat dengan mata indahmu itu. Kau sudah bisa melihat bulan matahari serta bintang bintang kecil yang cantik.  Kau juga bisa melihat orang yang sangat kau cintai yaitu Taemin. Krystal, kumohon jaga mataku itu baik baik, semoga sampai kahir hayatmu mata itu akan menjadi sebuahy organ tubuhmu yang paling kau sayangi. Maafkan aku Krystal, kalau selama ini aku banyak salah padamu! Dan ingat pesan terakhirku untukmenjaga mataku itu, walau kali ini aku tak bisa melihat keindahan alam semesta lagi.
                                                    Ghamsahamnida^^
                                                                                                                              From: Choi Sulli



Air mataku terjatuh setelah melihat ini, ternyata sesorang yang telah mendonorkan matanya untukku adalah Sulli. Sungguh tak kusangka. Dan aku benar benar sungguh berterima kasih atas jasanya padaku.

                                                                      ***

Walau kulitku tak secantik dulu, dan walau aku tak sesempurna dahulu, tetapi aku bersyukur atas mata yang telah diberikan dari seorang temanku. Ia rela buta demi aku, ia relah tersiksa hanya demi aku. Terima Kasih Sulli.
Dan hidupku semakin lengkap karena Taemin, ia adalah artis pujaanku yang selama ini aku dambakan dan ternyata sekarang ia berada disampingku.
"Krystal .." Ucap Taemin gugup...
"Ne?" Jawabku santai...
"Saranghae Krystal Jung..." Ucap Taemin dengan romantis..
"Mwo?" Ucapku kaget...
"Yaa, mau kah kau menjadi yeojachinguku?" tanyanya padaku dengan mesra.
"Ahh, Lee Taemin aku tidak salah mendengar?" Ucapku heran..
"Ne, aku mencintaimu. Saranghae." Balas Taemin lembut...
"Ne, nado saranghaeyo Lee Taemin" ...

                 Tiba tiba Taemin mencium bibirku mesra sehingga membuatku kaget dan tak berdaya lagi. SARANGHAE LEE TAEMIN!!!!!!!



                                                     -HAPPY ENDING-