Super Junior - Mr Simple

Annyeong ☀

Rabu, 03 Agustus 2011

Between Me , My Brother and My Lover (PART 2)






-Between Me, My Brother and My Lover *PART 2*
-Maincast : -Gongchan Shik (B1A4)
                  - Bae Suzy (Miss A)
                  - Lee Donghae (Super Junior)


Annyeong Hasseo , Maaf sudah menunggu lama Part 2 nya . Dan sekarang kalian bisa langsung baca chingu , maaf ya jika ceritanya kurang bagus atau ada kesalahan dalam penulisan .

Saat Gongchan memperkenalkan Donghae kepada Suzy , raut wajah Donghae sempat kaget melihat Suzy .
"Suzy?" Ucap Donghae sambil melamun ..
"Hyung , kenapa? kau sudah kenal dengannya?" tanya Gongchan curiga..
"Ahh .. tidak .. tidak" balas Donghae gugup .
"Hmm.. baiklah kalau begitu" tutur Gongchan..
"Hhh.. tunggu sebentar!" Ucap Suzy lantang..
"Ada apa?" tanya Gongchan..
"Sekarang sudah pukul 2 siang . Waktunya aku kerja . Dan aku harus segera pergi!" Balas Suzy terbata-bata..
"Mengapa begitu cepat? Hmm... baiklah kalau begitu! perlu aku antar?" Gumam Gongchan..
"Ahh .. tidak usah biar aku pergi sendiri saja..!" ...
"Kau serius? baiklah jika itu maumu .. hati hati hati di jalan!" ..

Suzy pun pergi meninggalkan Donghae dan Gongchan yang berada di rumahnya .
Saat di jalan Suzy terus memikirkan masalah yang terjadi dirumah Gongchan , dan tak di sangka ternyata Hyung nya adalah Donghae..
"hahh , sungguh tak kusangka bahwa Donghae adalah hyungnya Gongchan . Ahh itu tidak mungkin!!!" Ucap Suzy panik ..
"Kalau seperti ini apa yang harus ku lakukan!" Ucap kembali Suzy sambil duduk di bangku terminal bus..

Saat ia duduk di bangku terminal , bus pun datang ke terminal itu . Tanpa berfikir panjang Suzy pun langsung naik ke dalam bus tersebut ..

~Donghae Pov~

"Jadi , seorang yeojachingu yang dimaksud Gongchan adalah Suzy? Benar-benar tak kusangka!" Ucap Donghae..
"Ahh.. itu tidak mungkin!!!!!" teriak Donghae sambil membanting gulingnya..

#Next Day

Pagi ini adalah hari yang indah menurut Gongchan . Karena ibu dan ayahnya sudah kembali ke Korea .
Sambil sarapan pagi bersama , mereka juga bersenang senang dengan mengawali pagi hari dengan senyuman .
Tetapi entah kenapa , mereka hanya sarapan pagi bertiga saja dan tanpa Donghae .
Tak lama kemudian Donghae pun keluar dari kamarnya..
"Annyeong Hasimnikka Donghae , apa kabar? ibu merindukanmu!" Sapa Eomma nya lembut ..
"Mwo? benarkah? aku tidak percaya!" Balas Donghae sinis..
"Mengapa kau berkata seperti itu? Apa kau tidak senang jika ibu dan ayah kembali ke Korea??" Tanya ibu nyaa sedih..
"Iyaa , aku tidak senang lalu kenapa? apa kalian akan membenciku? atau kalian tidak mengangggapku sebagai anak kalian lagi?" Ejek Donghae kasar..
"Diam Donghae!!!!! Tidak sepantasnya kau berbicara seperti itu pada ibumu!!!" Balas ayahnya sambil menampar pipi kanan Donghae..
"Sungguh luar biasa . Mengapa ayah menamparku? dan mengapa tidak sekalian ayah bunuh aku?" Gumam Donghae menuju ruang tamu..
"Tunggu sebentar! Apa yang kau lakukan sudah melebihi batas , kau sudah mengejek ibu dan kau sudah membuat ayah emosi . Dan kau tahu , waktu aku mencium pelayan Hye Na , kau bilang ibu dan ayah pasti kembali ke korea . Kau menasihatiku supaya jangan melakukan hal yang aneh . Dan kau selalu menenangkanku jika aku sedang bersedih memikirkan ibu dan ayah . Tapi , ternyata setelah ibu dan ayah sudah kembali ke korea . Kau malah membuatnya marah dan sakit hati? karaktermu sungguh beda dengan yang sebelumnya sebenarnya ada apa hyung? apa yang terjadi? Mengapa tiba-tiba kau membuat kesalahan besar saat ayah dan ibu kembali ke korea . Aku kecewa padamu hyung!" Ucap Gongchan sambil membanting sendoknya lalu keluar dari rumahnya dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi..

Melihat keadaan seperti itu , Donghae pun langsung mengejar mobil Gongchan yang melaju kencang..
Dengan kecepatan yang cukup tinggi Donghae akan tetap terus mengikuti mobil Gongchan..
Gongchan terus mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi , dan ia pun melihat kearah kaca spion bahwa Donghae mengikutinya dari belakang . Gongchan pun telah mencari akal supaya hyungnya tidak mengikutinya lagi..
Dan tak berfikir panjang Gongchan pun langsung membelokkan moblinya kesebuah tempat terpencil di dekat kota Seoul , Dan Donghae pun akhirnya kehilangan jejak Gongchan . Tak beberapa lama , Donghae pun pergi dan tidak mengejar Gongchan lagi..
Kemudian Gongchan pun kembali mengendarai mobilnya ke sebuah jalan raya di kota Seoul . Dengan waktu yang singkat Gongchan pun sampai di sekolahnya , karena jalan yang ia lalui tidak jauh dari sekolahnya.
Seperti biasanya ketiga temannya menanti Gongchan di dekat pintu gerbang . Saat cukup lama Gongchan datang mereka pun menghampiri mobil Gongchan .
"Hei , kau darimana saja? kami bertiga sudah lama menunggumu!" Ucap ketiga temannya sambil memukul bahu Gongchan..
"Oh ya? hah, sungguh bijaksana! tidak ada urusannya denganku , jangan dekati aku!" Ucap Gongchan angkuh..
"Mwo? Apa yang telah kau katakan . Itu sungguh menjijikan" Balas Minho Kesal..
"Hwahh , sungguh hebat . Kau bilang sangat menjijikan? yang menjijikan adalah kau!!!" Ejek Gongchan..
"Ada apa dengan dia? mengapa dia menjadi seperti itu? Setan apa yang masuk ke tubuhnya? benar benar aneh!" Ucap Hoya cemas..
"Benar benar aneh . Sepertinya diantara kita harus ada yang bertanya dan membujuknya! Tapi siapa yang mau?" tanya hoya ..
"Biar aku saja!" Gumam Jinyoung ..
"Kau yakin?" tanya Hoya kembali..
"Ya , aku sangat yakin . Baiklah sekarang aku harus menghampirinya . Sampai bertemu nanti!" Balas Jinyoung meninggalkan Hoya dan Minho..

Setelah ditinggal Jinyoung ,Hoya dan Minho menjadi bingung apa yang harus mereka lakukan..
"Minho apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Hoya cemberut..
"Mwo? aku juga tidak tahu!" balas Minho santai..
"Hm.. aku ada akal?" Gerutu Hoya yang membuat Minho kaget..
"Akal apa? jangan bilang akal yang aneh dan tidak masuk akal!!" Gumam Minho cemberut..
"Sudah jangan manyun seperti itu . Wajahmu terlihat jelek kalau seperti itu tahu hahaha!" Ucap Hoya sambil menertawakan Minho..
"Sudah jangan bicara terus!! Cepat katakan padaku , apa akalmu itu?" Balas Minho bete..
"Hahaha baiklah. Minho-ssi , menurutmu Suzy sudah datang ke sekolah?" ..
"Hm.. sepertinya belum , dari tadi aku tidak melihatnya . Dan mungkin dia belum datang!" ..
"Kau tahu kan , bahwa Gongchan sangat mencintai Suzy . Nah , siapa tahu saja kalau Suzy yang bertanya akan di jawab! haha , kau mengerti maksudku kan?" Ucap Hoya..
"Iya aku mengerti . Aku setuju dengan akalmu dengan begitu kita bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Gongchan".. tutur Minho..
'Haha , baiklah!" ..

Tak beberapa lama kemudian Suzy pun datang dengan santai . Hoya dan Minho pun emlihatnya datang . Dan mereka pun akhirnya memberhentikan langkah Suzy!~ ..
"Suzy!!! Tunggu!!!!!" Teriak Hoya dan Minho..
"Waeyo? ada apa?" Balas Suzy lembut..
"Ah , Kami butuh bantuanmu!" Tutur Hoya..
"Mwo? bantuan? memangnya ada apa?" tanya Suzy penasaran..
"Tadi , aku , Minho dan Jinyoung sedang menunggunya datang di depan gerbang. Lalu saat ia masuk ke sekolah , ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi . Aku tidak tahu apa yang terjadi padanya. Lalu kami bertiga menghampirinya saat ia sedang memarkirkan mobilnya . Tetapi saat kami tanya , jawabannya sangat licik dan seperti mencaci maki kami . Dan kami tidak tahu apa yang terjadi . Lalu dia meniggalkan kami . Dan dengan berani Jinyoung menghampirinya untuk bertanya . Tapi aku tidak tahu berhasil atau tidak , karena sampai sekarang Jinyoung belum kembali . Mungkin sebentar lagi ia akan datang!" Ucap Hoya cemberut..
"Hah itu dia , Jinyoung!!!" teriak Minho sambil menunjuk ke arah Jinyoung yang sedang berlari..
"Ah , akhirnya kau datang juga! bagaimana berhasil tidak?" Tanya Minho penasaran..
"aahh .. ahh ..ahh" Ucap Jinyoung kelelahan..
"Heii , cepat katakan berhasil atau tidakk?" Minho Kesal..
"GAGAL!!!" Balas Jinyoung..
"Sudah kuduga , pasti akan gagal . Lalu jalan satu satunya adalah kau Suzy!" Balas Minho sambil menunjuk kearah Suzy..
"Waeyo? mengapa harus aku?" Tutur Suzy Terbata-bata..
"Kau tahu kan , kalau dia sangat mencintai kau? mungkin jalan satu-satunya jika kau yang melakukannya , dia akan menjawabnya! Kau mengerti?" Ucap Jinyoung serius..
"Baiklah , aku akan melakukannya" Balas Suzy santai..
"Baiklah , Sekarang Gongchan berada di ruang perpustakaan. Suasana disana sanfgat sepi . Itu waktu yang tepat bagimu! Semoga berhasil!" Kata Jinyoung..
"Terima Kasih! Aku pergi dulu , sampai bertemu nanti!!" Balas Suzy dengan senyum manisnyaa..

Suzy pun pergi meninggalkan Hoya , Minho dan Jinyoung untuk menuju ke perpustakaan .
Tak lama kemudian , ia pun sambil di depan pintu Perpustakaan . Tetapi ia ragu untuk masuk kedalam .
Tetapi , demi Gongchan ia pun berani untuk memasukinya . Mendengar hentakan sepatu Suzy , Gongchan pun melihat Suzy .
"Gongchan , aku dengar tadi pagi kau mengendarai mobilmu dengan kecepatan tinggi? apakah itu benar? apa kau sedang ada masalah? maaf , bukannya aku ingin ikut campur!" Ucap Suzy dengan nada pelan..

Suasana sungguh sangat sunyi , Gongchan pun tidak mau menjawab pertanyaan Suzy .
"Baiklah , jika kau tidak mau menjawab pertanyaanku tidak apa-apa!" Tutur Suzy sedih..

Ternyata tanpa sepengetahuan Suzy Gongchan pun memeluk Suzy dari belakang..
"Jangan tinggalin aku sendiri disini Suzy , aku mohon Suzy! Hanya kau satu satunyaorang yang aku punya Aku cinta padamu Suzy" Ucap Gongchan sambil meneteskan air matanya..

Mendengar kata-kata itu Suzy hanya menangis sejadi jadinya di pelukan Gongchan..

Tanpa sepengetahuan Gongchan dan Suzy , Hara pun melihat mereka dari luar perpustakaan .
Melihat keadaan seperti itu , Hara sangat kaget . Karena ia melihat Gongchan sedang mencium Suzy di perpustakaan .
"Sungguh keterlaluan! Membuat aku mati berdiri di tempat ini! mereka berani seperti itu ditempat itu! Dan Suzy? Ia bialng ia tidak ada hubungan apa-apa dengan Gongchan . Tapi apa? Ternyata dia berbohong!" Ucap Hara kesal..
"Sayang sekali jika aku tidak memotretnya , jika aku menyebarkannya di situs jejaring sosial , pasti mereka berdua akan kebingungan . Dan hubungan mereka berdua bisa pecah dan tidak pernah dekat lagi! Dan itu kesempatan untukku untuk mendekati Gongchan! Hahaha kau sungguh pintar Goo Hara!" Ucap Hara Sinis dan jahat..

Hara pun memotretnya , tanpa berfikir panjang ia pun memasukan foto itu ke dalam sebuah web dan situs jejaring sosial .. Dan ia pun pergi dari perpustakaan..
 Saat Hara pergi dari perpustakaan , Gongchan pun melepaskan ciumannya .
Merasakan hal seperti itu Gongchan dan Suzy terlihat seperti malu-malu..

*Kelas*

Gongchan dan Suzy pun segera masuk ke kelasnya , karena suasana di kelas sudah sangat ramai .
Tak lama kemudian , Guru Shin pun datang . Dan ia ingin memberikan sebuah pengumuman yang penting .
"Annyeong Hasimnikka" Sapa guru Shin
"Annyeong" Jawab semua murid di dikelas
"Saya punya pengumuman penting untuk kalian . Saya harap kalian tenang!" Lantang Guru Shin..
"Hari ini , saya terpaksa mempulangkan kalian semua . Karena ada rapat penting di kota Incheon . Jadi Selamat bersenang senang!" Ucap Guru Shin tersenyum..

Suasana di pintu gerbang pun sangat ramai . Karena banyaknya murid yang menuggu jemputan .

~Suzy Pov~

"Suasana di pintu gerbang benar benar sangat ramai untuk menunggu jemputan . Sedangkan aku? walau hanya berjalan kaki aku tetap bangga dan senang! Karena aku bisa sekolah di sekolah ini! Rasanya sangat senang dan dunia ini selalu ceria!" Gerutuku di dalam hati..

Saat berjalan keluar gerbang , ada seorang yeoja yang memanggilku dari jauh . Sepertinya dia Hara gadis yang baik hati yang kemarin menyapaku .
"Suzy!!!" Teriaknya kepadaku..

Aku hanya tersenyum kecil melihat kelakuannya . Lalu dia menghampiriku .
"Annyeong Suzy? Masih ingatkah denganku?" tanyanya ramah..
"Iya , aku masih ingat padamu! Kau Goo Hara bukan?" Balasku tersenyum..
"Ah , jagi . Kau masih ingat? ahh bangga sekali aku punya teman sepertimu! Mari kita pulang bareng!" Gerutunya..
"Wae? pulang bareng? baiklah!" jawabku lembut..

Sesampainya di perempatan jalan , kami pun berpisah karena arah rumah kami yang berbeda .
"Hah , sepertinya kita harus berpisah!" Tuturnya santai..
"Oh , ya sudah . Hati hati di jalan" Sapaku ketika ia sudah cukup jauh..

`Suzy POV End`


~Gongchan House~

Athor Pov ::

Donghae pulang terlebih dahulu ke rumahnya di banding Gongchan saat pulang sekolah ia memberikan kabar yang mengejutkan untuk kedua orang tuanya .
"Aku pulang!" Sapa Donghae..
"Ayah , Ibu maafkan aku atas kelakuanku tadi pagi . Aku benar benar emosi dan kehilangan kendali!" Gerutu Donghae..
"Baiklah , ayah dan ibu akan memaafkanmu! Oh iya mana Dongsaengmu? mengapa dia belum pulang?" Balas ibunya lembut..
"Ah .. Dia .. Dia.."  Ucap Donghae terbata bata..
"Kau kenapa? sebenarnya kau ingin mengatakan apa? sepertinya dari tadi kau resah sekali!" Ucap ibunya curiga..
"Ahh .. ahh ada kabar buruk!" Gumam Donghae menunduk..
"Waeyo? kabar buruk??? kabar buruk apa?" Ucap ayahnya yang baru saja datang dari kamarnya..
"Hm .. coba kalian lihat foto yang ada di dalam amplop ini!" Balas Donghae gemetar..

Mereka pun segera membuka amplop yang di beri Donghae tadi . Lalu ia pun membukanya .



Setelah melihat sebuah foto yang berada di dalamnya , ayah dan ibu Donghae pun merasa kaget .
"Wae? Donghae Wae? Ini Gongchan kan??" Ucap Ibunya kaget ..
"Iya .. Dia .. Dia adalah Gongchan!" Ucap Donghae terbata bata..
"Tapi , tapi siapa gadis itu?" Balas ayahnya penasaran..
"Aku tidak tahu siapa gadis itu!" Gerutu Donghae..

Tak beberapa lama kemudian saat mereka sedang bercakap cakap Gongchan pun pulang ..
"Aku pulang!!" Teriak Gongchan ceria..
"Wae? kau sudah pulang?' tanya ayahnya serius..
"Iya , memangnya ada apa? kenapa wajah kalian seperti orang sedang marah?" Balas Gongchan penasaran..
"Ini apa?" Ucap ayahnya lantang sambil membanting amplop ke meja dengan nada marah..

Mendengar kata kata ayahnya yang cukup membuatnya terngiang , Gongchan pun segera membuka Amplop yang di lempar ayahnya tadi..
Saat mengambil isi amplop itu Gongchan pun langsung kaget dan tangannya mengepal..
"Bagaimana sudah melihatnya? siapa gadis itu?" Tanya Ibunya sedih sambil memukul pundak Gongchan..
"Dia .. Dia ... Ah aku tidak tahu , jangan tanyakan itu lagi aku muak menjawabnya!" Balas Gongchan sambil berlari menuju kamarnya..
"Jika ibu tahu siapa gadis ini , ibu akan membuatnya menderita . Dan kau Gongchan, ibu akan menjodohkanmu kepada wanita yang berasal dari keluarga yang berpendidikan tinggi dan keluarga yang sepantar dengan kita!! Kau mengerti??" Ucap ibunya lantang..

Gongchan pun hanya diam dan menganggap perkataan ibunya sebagai angin lalu..
Kemudian ia pun memasuki kamarnya sambil membanting pintu.

"Darrr" Suara yang kencang yang membuat keluarganya kaget..

"Apa yang tadi ibu katakan padaku? dia bilang dia akan menjodohkanku kepada seorang wanita? tidak taku tidak mau, aku hanya ingin hidupku bersama Suzy seorang sampai kapanpun aku akan terus bersama Suzy aku tidak akan melepaskannya dan aku tidak akan membiarkan Suzy ke genggaman orang lain! tidak akan! itu tidak akan!!!" Teriak Gongchan sambil mengacak acak rambutnya..

~MALAM HARI~

Sekarang adalah pukul tujuh malam , sekarang adalah waktunya makan siang . Semuanya sudah bersiap siap menanti menu makan malam saat ini . Tapi suasana sungguh berbeda dengan sebelumnya, karena kursi makan yang biasa ditempati oleh Gongchan di biarkan kosong begitu saja..
"Kemana Gongchan? kenapa dia tidak bergabung bersama kami?" Tanya Donghae..
"Aku tidak tau, mungkin dia sudah makan biarkan saja! Kelakuannya seperti anak kecil yang tidak tau aturan!" Balas ibunya sinis..
"Kenapa ibu berkata seperti itu? walaupun begitu dia adalah adikku dan anakmu!" Balas Donghae lantang..
"Sudah cepat sana, panggil adikmu di kamar dia pasti sangat kelaparan, kasian dia!" Gumam ayahnya santai..
"Baik ayah, aku akan memanggilnya!" Bals Gongchan tersenyum..
"Hey ayah mengapa kau seperti itu! Biarkan saja dia tidak makan, supaya menjadi pelajaran untuknya!" Tutur ibunya kesal..
"Hey diam! jangan berkata seperti itu! walaupun begitu dia juga anak kita! mengerti!!" Tegas ayahnya...

Donghae pun menghampiri Gongchan untuk mengajaknya makan malam bersama ayah dan ibunya.
"Gongchan Shik, kau tidak mau makan? kami sudah menunggu cepat keluar!" Ucapnya..

Donghae pun menunggu jawaban dari Gongchan , tetapi dia tidak menjawabnya dan keadaan juga sangat sunyi . Donghae pun akhirnya memutuskan untuk kembali ke ruang makan.
Sesampainya di ruang makan ayahnya bertanya padanya .
"Bagaimana? apakah dia mau makan?" tanya ayahnya..
"Ah, aku tidak tau . Soalnya saat aku bertanya padanya dia tidak menjawabnya mungkin dia sudah tidur dan tidak mau makan!" Balas Donghae santai..
"Hah, benarkan apa yang aku katakan ku yakin dia tidak mau makan! Tetapi kalian masih tetap saja tidak percaya!" Ucap ibunya ..
"Mengapa ibu berbicara begitu? ibu sudah tidak sayang pada Gongchan?" tanya Donghae penasaran..
"Apa? siapa bilang aku tidak sayang padanya . Kau tau kan selama ini kelakuannya seperti anak kecil . Mungkin sekarang waktunya dia di beri hukuman! Supaya dia tidak berbuat seperti anak kecil lagi!" Tutur ibunya tegas..
"Ya sudah.. sudah diam, lebih baik kita makan saja . lihat makanan ini sudah dingin!" Gumam ayahnya.

#Esok Hari

Udara pagi yang segar membuat Gongchan dari tidurnya..
ia tidak sadar bahwa ia tertidur karpet di kamarnya..
ia pun langsung menuju toilet karena hari ini ia harus sekolah..

Setelah selesai mandi ia menuju ruang makan . Disana keluarganya sedang sarapan . Kemudian saat sampai di depan meja makan . Ibunya pun menyapanya..
"Selamat Pagi Gongchan!" Sapa ibunya..
"Sudah tidak terasa kau sudah dewasa . Besok ibu akan memberikan kejutan untukmu!" Ucapnyaa..
"Wae? Kejutan? Kejutan apa?" Tanya Gongchan..
"Sudah tidak perlu tau! Besok kan adalah hari ulang tahunmu! Nih bagikan!" Balas Ibu Gongchan santai..
"Hey.. Hey lihat anak itu , dia lapar sekali . Sudah cepat biarkanlah dia makan dulu!" Gumam ayahnyaa..
"Hih, kau ini selalu saja membuatku kaget! Ya Sudah cepat sana kau makan dulu!" Ucap Ibunya dengan wajah cemberut..
"Sudah ibu, jangan cemberut seperti itu! Oh iya, aku sampai lupa kalau besok Dongsaeng-Ah ku ulang tahun! Hahaha tidak sabar aku ingin melihat pesta ulang tahunmu yang meriah!" Senyum Donghae-ssi..
"Kau ini, sudah jangan berlebihan seperti itu!" Balas Gongchan santai..

Akhirnya mereka pun segera makan . Suasana kekeluargaan sangat terasa di keluarga ini selain kompak mereka juga sering berkerja sama.
Setelah selesai makan Dongahe dan Gongchan pun pamit kepada ayah dan ibunya yang masih di ruang makan . Tanpa basa basi mereka pun segera pergi ke sekolahnya..
 Sesampainya di sekolah arah mereka pun pisah, seperti biasanya Gongchan menghampiri teman temannya di pintu gerbang. Tetapi beda seperti biasanya teman temannya tidak ada di pintu gerbang. Kemudian dengan berat hati ia pun menuju tangga . Saat sampai di depan tangga terdapat suasana keramaian di mading murid dekat tangga . Melihat hal seperti itu, Gongchan pun curiga dan penasaran. Dan ia pun segera mendekati mading .
Saat sampai tepat di dekat mading, teman temannya pun menyingkir darinya . Ia pun sempat bingung, sebenarnya ada apa. Setelah sampai tepat di depan mading. Gongchan pun hanya diam kaku seperti batu melihat fotonya yang sedang mencium Suzy . Teman temannya pun sempat kaget melihat foto ini . Tetapi mereka tidak bisa berbuat apa apa . Ketika suasana di mading ramai, Suzy pun datang. Ketika melihat foto itu dipasang di depan mading Suzy hanya terbujur kaku melihatnya dan ia pun sempat mengeluarkan air mata yang deras.Dan  saat Suzy sedang menangis tiba tiba Hara pun datang saat suasana sedang kacau .
"Ada apa ini?" teriak Hara..Saat suasana di mading  sangat ramai ketiga teman Gongchan (Jinyoung, Minho dan Hoya) datang menghampirinya .
"Apa yang terjadi?" Tanya Hoya penasaran..
"Mengapa soal foto seperti ini harus jadi masalah besar? Kalau kalian sudah tau foto ini ya sudah jangan berlebihan seperti itu. Sepertinya foto ini diambil oleh orang yang mencoba menjebak Gongchan dan Suzy!" Tutur Minho tegas..
"Ya, aku setuju apa yang di katakan Minho . Lebih baik kalian bubar dan kembali ke kelas.!" Gumam Jinyoung..

Mendengar kata kata Jinyoung dan teman teman mereka langsung pergi ke kelasnya masing masing..
Air mata Suzy mengalir begitu deras di pipinya, ia sangat sedih dan sakit hati . Akhirnya Suzy pun berlari meninggalkan Gongchan dan ketiga temannya..
Gongchan sempat ingin mengejarnya , tetapi teman temannya menghalanginya.
Dan mereka pun memutuskan untuk pergi ke kelas.
Saat sedang menuju ke kelas, Minho menghentikan langkahnya yang membuat Gongchan, Hoya dan Jinyoung menjadi penasaran.
"Kau kenapa?" tanya Jinyoung..
"Ah, Tidak . Sepertinya aku ingin buang air kecil . Hmm.. aku ke toilet sebentar ya!" Balas Minho terbata bata..
"Ah baiklah, nanti kita tunggu di kelas!" Gumam Jinyoung santai..

Minho pun pergi meninggalkan teman temannya . Dan sepertinya Minho bukannya pergi ke toilet, tetapi ia pergi ke suatu tempat.
"Dimana dia?" tanya Minho  sambil berlari...
"Aish, aku menemukannya!" Tuturnya..

Ternyata Minho pergi untuk menemui Suzy..
"Hey kau!" Sapa Minho..
"Waeyo? mengapa kau ada disini?" tanya Suzy kaget..
"Besok adalah ulang tahun Gongchan , dia sangat berharap kalau kau akan datang!" Balas Minho..
"Wae? ah aku tidak tau" Ucap Suzy sambil membersihkan air matanya..
''Kau masih menangis?" tanya Minho..
"A.. Anio, aku tidak menangis" Balas Suzy terbata bata..
"Benarkah? baiklah jika begitu . Aku pergi dulu dan kuharap kau bisa datang!" Tutur Minho..

*Gongchan House 13.30 *

Gongchan segera membuka pintu rumahnya karena ia sangat lelah setelah pulang sekolah .
Tiba-tiba saat gongchan memasuki kamarnya ia sangat shock dan kaget.
"Wae? apa ini mengapa kamarku jadi seperti ini?" Ucapnya kaget..
"Kamar ini seperti kamar pengantin bodoh!" Gumamnya..

Kemudian ia pun keluar dari kamarnya dan menuju kamar Hyungnya..
"Donghae hyung, rupanya kau suah pulang!" Ucapnya yang membuat Donghae kaget..
"Memangnya ada apa?" Balas Donghae santai..
"Coba Hyung lihat kamarku begitu aneh seperti suasana orang setelah menikah!" Balas Gongcah bete..
"OMO!!!!! Apa kau bilang? kau serius?"
"Ne. Kalau kau tidak percaya, ayo ikut aku!" Ucap gongchan sambil menarik tangan hyungnya..

Sesampainya di kamar Gongchan, raut wajah Donghae sangat kaget dan ia pun berteriak.
"Wae!!!! mengapa jadi seperti ini?" Teriaknya...
"Ah, Mollayo hyung! aku tidak tahu mengapa kamarku menjadi seperti ini!" Ucap Gongchan..

Tiba tiba ibunya datang secara diam diam, yang membuat Gongchan dan Donghae kaget.
"Wae? ada apa kalian? mengapa berisik sekali?" tanya ibunya...
"Ibu, mengapa kamarku menjadi seperti ini?" tanya Gongchan kesal..
"Oh itu. Kau tau tidak sebentar lagi calon tunanganmu akan datang!" Balas ibu..
"Mwo? Calon tunangan? anio .. anio .. aku tidak mau di jodohkan!" Teriak Gongchan..
"Hey, mengapa tidak mau? cepat ganti pakaianmu karena beberapa menit lagi ia akan sampai. Ayo cepatlah!!!!!!!!' Ucap Ibu..

Akhirnya Gongchan pun mengikuti keinginan ibunya, dan ia pun masuk ke kamarnya dan mengganti pakaiannya.
Setelah mengganti pakaiannya , Gongchan pun langsung menuju ke ruang tamu yang sudah ramai penuh dengan makanan.
Kemudian ibunya pun datang.
"Hey, Gongchan calon tunanganmu sudah datang bersikaplah yang baik!" Ucap ibunya..

Kemudian ibu dan ayahnya Gongchan menyambut kedatangan calon tunangan Gongchan . Ketika sampai di ruang tamu
Gongchan sangat kaget karena ternyata wanita yang di jodohkan dengannya adalah Goo Hara teman sekolahnya..
"Mwo? Goo Hara?" Teriak Gongchan kaget..
"Wae? Gongchan Shik?" Balasnya teriak..
"Jadi pria yang yang ibu jodohkan denganku adalah Gongchan? aku tidak menyangka bahwa akan seperti ini" Ucap Hara di dalam hatinya..

Mendengar ucapan seperti itu, Ibu Gongchan curiga lalu bertanya..
"Kalian sudah saling kenal?" tanya ibunya..
"Ah iya, kami sudah saling kenal dia adalah teman dekatku di sekolah! Tak kusangka bahwa dia adalah calon tunanganku!" Ucap Hara..
"Wae? Hara?" Teriak Gongchan..
"Sudah jangan berkata seperti itu!" Balas Hara..
"Hey Gongchan, sepertinya calon tunanganmu sangat bosan! Cepat ajak dia jalan jalan!" Ucap Ibu Gongchan..
"Ne Baiklah!" Ucap Gongchan dengan nada malas.

Sesampainya di halaman rumah Gongchan , Hara melihat suasana yang begitu indah. Ia melihat sebuah bunga bunga dan tumbuhan lain yang begitu lucu serta udara udara yang segar


"Wah liat bunga bunga ini, tampak cantik dan indah sekali!" Ujar Hara..
"Mwo? dasar norak, memangnya kau tidak pernah melihat bunga seperti ini!" Balas Gongchan sinis..
"Wae? jawabanmu sungguh angkuh. Kau tau, selama ini aku tinggal di sebuah apartemen. Mana mungkin di apartemen terdapat bunga yang indah seperti ini! Dan kau tau, di apartemenku cuma ada sebuah kolam renang yang luas. Kau mengerti itu?" Ucap Hara..
"Oh ya? rasanya tidak enak tinggal di apartemen. Sungguh membosankan." Tutur Gongchan..

Mendengar semua kata kata Gongchan , Goo Hara hanya cemberut dan mengangkat alis kirinya..

Tak terasa sudah satu jam mereka mengelilingi halaman rumah Gongcan.

Dan tiba tiba handphone Hara bunyi ternyata sebuah panggilan dari ibunya.
"Yeoboseyo, ada apa ibu?" tanya Hara..
"Hey, dimana kau? cepat kembali sebentar lagi kita akan pulang. Ahrasseo? ibu tunggu disini!" Jawab ibunya..
"Ah, ibu sekarang aku sedang berada di taman. Baiklah kalau begitu sebentar lagi aku akan kesana. Tunggu aku!" Ucap Hara dengan nada tingggi..

Kemudian Hara pun pergi meninggalkan Gongchan yang sedang duduk sambil memegang satu tangkai bunga mawar. Tak lama kemudian Hara dan keluarganya keluar dari rumah Gongchan sambil diantar oleh keluarga Gongchan.
Kemudian Ibu Hara Melambaikan tangan kearah Gongchan sambil menyapanya.
"Kami segera pulang. Terima Kasih sudah mengajak Hara jalan jalan!" Sapa ibunya ramah..
"Ne!" Jawab Gongchan singkat..

*MINGGU - 14 AGUSTUS 09.00 AM*

Gongchan hanya duduk di taman menikmati sinar matahari dan suasana bunga bunga dihalaman taman rumahnya.
Saat sedang menyendiri, tiba tiba datanglah kakak laki lakinya Donghae.
"Annyeong!" Ucap Donghae sambil menepuk pundak Gongchan sehingga membuat Gongchan sangat kaget.
"Wae? siapa ini?" teriak Gongchan kaget..
"Rupanya kau hyung!" Ucap Gongchan mulai tenang..
"Mwo? kelihatannya kau sangat kaget. haha mian!~" Balas Donghae tenang..
"Ne! jantungku hampir saja copot!" Tutur Gongchan..
"Hyaa~ Mianhae Dongsaeng! Saengil Chukkhae Hamnida Gongchan ssi. tak kusangka sekarang umurmu telah 18 tahun. Dan nanti malam adalah acara yang mewah bagimu. Selamat Bahagia!" Ujar Donghae sambil menepuk kembali pundak Gongchan lalu pergi meninggalkannya..

*MALAM HARI PUKUL 19.00 PM*

Semua tamu undangan sudah ramai memenuhi ruangan yang akan diselenggarakan untuk acara ulang tahun Gongchan sekaligus memperkenalkan calon tunangan Gongchan.
Gongchan hanya diam mondar mandir sambil menggaruk garukkan kepalanya.
"Hyaa, Gongchan mengapa kau mondar mandir? tidak ada gunanya!" Ujar Hoya..
"Wae? aku ingin tanya, apakah Suzy akan datang ke pesta ku?" tanya Gongchan panik..
"Mwo? aku sangat yakin bahwa ia pasti akan datang ke pesta ini!" Jawab Minho tiba tiba..
"WAEYO????? apa yang terjadi jika ia datang kesini!!!" Ucap Gongchan panik dan meninggalkan teman temannya yang sedang asik mencicipi makanan yang ada di acara party ini..

Tak beberapa lama kemudian Suzy datang dengan gaun putih dengan rambut terurai yang membuat semua pria memandangnya..
Dan Suzy pun menghampiri Hoya, Minho dan Jinyoung yang tepat berada di depan panggung acara..
"Annyeong!" Sapa Suzy sambil membungkukkan badannya..
"Mworago? kau Suzy? cantik sekali kau malam ini!!!" Ucap Jinyoung sampai sampai apel yang ada di tangannya terjatuh..
"Ah, anii.. Aku biasa saja. Aku tidak cantik!" Balas Suzy malu malu..
"Hyaaa, perhatikan sepertinya acara sudah mau dimulai" Ujar Minho..

Kemudian acara pun di mulai, ibu Gongchan menaiki panggung acara dan memberi salam pada semua kerabat Gongchan yang hadir pada malam ini..
lalu Gongchan pun datang bersama ayahnya untuk naik ke atas panggung acara..
Setelah memberikan ucapan yang begitu banyak Kue Ulang tahun Gongchan pun datang secara kejutan. Dan membuat Gongchan kaget .
"Huwaaa, Kue nya indah sekali!" Ucap Suzy dalam hatinya..

 Kemudian, mata Gongchan tertuju kepada Suzy. Dan ia pun memandangi Suzy terus. Suzy hanya membuang muka lalu tersenyum.
Pada tengah tengah acara adalah hal yang paling dinantikan oleh semua teman teman Gongchan termasuk Suzy.
Karena di tengah tengah acara Keluarga Gongchan akan memperkenalkan seseorang yang spesial kepada teman teman Gongchan..
"Tak terasa, kita sudah berada di tengah tengah acara. Seperti janjiku, aku akan memperkenalkan seseorang yang sangat spesial kepada kalian. Mungkin kalian sudah kenal sebelumnya dengan kalian. Dan baiklah aku akan menyuruh dia untuk segera naik ke atas panggung! Goo Hara!!!! Dia adalah calon tunangan Gongchan!!!" Ucap ibu Gongchan saat membawakan acara..

mendengar kata - kata itu, Suzy tak kuasa menahan rasa sakit hatinya . Lalu ia pergi keluar gedung untuk menenangkan diri. Suzy pun duduk di sebuah kursi di salah satu taman di rumah Gongchan. Ia pun menangis sejadi-jadinya disitu..
"Mengapa begini, apakah benar yang di katakan ibunya bahwa Hara adalah calon tunangannya!" Ucap Suzy dengan air matanya yang membasahi pipinya..

Tiba tiba ada seorang pria yang memberikan saputangan kepada Suzy.
Dan ternyata dia adalah Donghae. Suzy sempat kaget melihatnya.
"Donghae Oppa? mengapa kau ada disini?" Ucap Suzy sambil membersihkan air mata di pipin kanannya.

Kemudian Donghae pun membantu Suzy membersihkan pipi kirinya dengan tangannya. Wajah Donghae dan suzy hanya berjarak satu senti. Dan mata mereka pun saling melihat lihat satu sama lain. Akhirnya tanpa di ketahui Suzy
*Chu* Donghae mencium Suzy. Tapi ternyata itu tidak seperti yang dipikirkan l. Karena saat Donghae mendekatkan bibirnya dengan bibir Suzy , Gongchan datang dan berteriak.
"Ada apa ini?" teriak Gongchan..
"Wae? Gongchan?" Ucap Suzy sambil berdiri dari kursi.
"Kalian ingin melakukan apa? begitu mesra! Maaf jika aku mengganggu kalian. Dan kau, kau adalah yeojachinguku berani beraninya kau melakukan hal itu pada kakakku sendiri." Balas Gongchan sinis..
"Mworago? hatiku terluka  mendengar kata kata ibumu tadi bahwa kau dan Hara akan segera bertunangan. Kau pikir itu tidak sakit hah?" tanya Suzy sinis..
"Hmm.. aku tau perasaanmu, tapi kau kira aku juga tidak sakit melihat kau dengan kakakku bermesraan seperti ini? hah?" Balas Gongchan sinis..
"Sebenarnya apa hubunganmu dengan kakakku? aku mencurigai kalian!" tanya Gongcahn lantang..
"Baiklah Dongsaeng kalau itu maumu! Suzy adalah mantan yeojachinguku, Ahrasseo?" Balas Donghae lantang..

Tiba tiba datanglah Hara sambil memeluk Gongchan dari belakang. Dan ketika melihat mereka seperti itu, Suzy lari dan pergi meninggalkan Donghae dan Gongchan. Donghae berteriak memanggilnya tapi Suzy tidak mendengarnya.
"Ini semua gara gara kau Gongchan!!!" Teriak Hyungnya kasar dan kembali masuk kedalam rumahnya dengan wajah sinisnya..
~To Be Continue~.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar